The Latest in Movie
3 Alasan Kenapa Doctor Sleep Nggak Sebagus The Shining
Yang namanya film sekuel, nggak akan bisa lepas dari film keduanya. Sebut saja IT: Chapter Two yang lebih banyak menuai kritikan daripada film pertamanya. Termasuk Doctor Sleep, sekuel dari The Shining yang lebih dulu dirilis tahun 1980. Meski sama-sama diangkat dari buku karangan Stephen King, namun banyak orang menghujani Doctor Sleep dengan kritikan daripada pujian. Ada apa?
Fakta Open Air Cinema JAFF 14 : Budaya Menonton Layar Tancap
Jogja - NETPAC Asian Film Festival kembali hadir tahun ini. JAFF kali ini merupakan edisi yang ke-14. Sebagai salah satu agenda yang ditunggu-tunggu, JAFF sudah mulai melakukan pre-event lewat Open Air Cinema. Penasaran ada apa aja di acara yang satu ini?
Akhirnya, Rilis Trailer Scoob! yang Bawa Kisah Masa Lalu
Scooby Doo, anjing lucu kesukaan kamu semua kembali lagi. Kali ini tentunya dengan sesuatu yang lebih fresh baik dari cerita ataupun tampilan. Buat kamuyang penasaran bakal seperti apa Scooby Doo versi terbaru, Zetizen bakalan menyajikan informasinya buat kamu.
Easter Eggs Sekuel di Film Love for Sale 2
Nggak bisa dimungkiri kalau pesona Arini Kusuma yang kini berubah nama jadi Arini Chaniago (Della Dartyan) bisa memikat semua orang. Nggak terkecuali Ican (Adipati Dolken) di film Love For Sale 2 (2019). Nah, sebenarnya kamu sadar nggak sih kalau ada beberapa Easter eggs alias pesan-pesan rahasia yang mengindikasikan adanya film Love for Sale 3? But psst, beware for the spoiler!
Review Love for Sale 2: Kaya Makna, Nggak Membosankan Seperti Film Pertama
Dengan tagline the most horror love story, Love for Sale 2 berhasil membawakan kisah cinta tanpa dialog mendayu-dayu dan scene menye-menye. Andibachtiar Yusuf yang lagi-lagi duduk di kursi director layaknya dalang yang mendongengkan kisah cinta masa kini yang dibalut dengan kearifan lokal. Seseru apa sih?
Review Perempuan Tanah Jahanam: Kiblat Baru Film Horor Indonesia
Zetizen berani memberikan aplaus pada Perempuan Tanah Jahanam. Film besutan Joko Anwar ini layak memprovokasi film-film horor lainnya untuk punya kualitas yang sama, atau bahkan lebih baik. Film ini nggak menawarkan horor dengan tampilan setan yang lebay dan dibuat-buat. Alasannya?
Review Cinta Itu Buta: Menggelitik, Sayang Terasa Nggak Natural
Genre romcom alias Romantic Comedy nggak pernah gagal menjaring massa. Kancah perfilman Indonesia juga nggak mau kalah bersaing. Yang terbaru, ada film Cinta itu Buta. Dibintangi oleh Dodit Mulyanto dan Shandy Aulia, film berdurasi 129 menit ini berpusat pada kisah tentang Diah (Shandy) yang tiba-tiba buta karena patah hati. Lalu datang Nik (Dodit) untuk menemani hari-hari Diah yang gelap. Seru nggak tuh?