Zetizen.com – Perhelatan liga basket pelajar terbesar di Indonesia, Honda DBL 2017 tinggal menghitung hari. Baik tim basket, tim dance, hingga tim jurnalis mulai mematangkan strategi untuk berlaga di venue. Nah, di musim 2017 ini ada beberapa hal baru yang wajib kamu ketahui. Simak baik-baik ya guys!

 

Regulasi Pertandingan Baru, Pertandingan Makin Panas!

Dengan regulasi baru, dipastikan pertandingan akan panas sejak kuarter pertama (foto: DBL Indonesia)

Pada musim-musim sebelumnya, babak grup hanya dilangsungkan di Kota Jogjakarta, Surabaya, dan Malang. Di tahun ini, ada dua kota yang akan mengikuti sistem grup setelah sebelumnya menggunakan fase gugur. Diantaranya adalah Bali dan Pekanbaru. Baik tim putra maupun putri di kedua kota tersebut hanya diambil juara grup untuk maju ke fase playoff

Selain itu, aturan respect the game pada musim lalu hanya berlaku di kuarter keempat dengan selisih margin 30 poin. Di musim ini aturan tersebut akan dilangsungkan sejak kuarter pertama dengan margin 20 poin. Sehingga tim yang lebih dahulu unggul 20 poin harus melakukan passive defense. Artinya, tim yang unggul margin hanya boleh berada di dalam three point area dengan pola man to man defense.

Tim yang memiliki margin 20 poin masih boleh mencetak angka dengan catatan mendapatkan bola dari turn over lawan seperti intercept, defensive rebound, dan out of bounds. Jika melakukan active defense maka tim yang unggul margin poin akan mendapatkan technical foul.

 

Hanya Ada Satu Final di Honda DBL 2017 East Java Series

Suasana final Honda DBL East Java Series 2016 (foto: DBL Indonesia)

Honda DBL 2017 East Java Series dibagi menjadi dua region yaitu south region dan north region. Di tahun sebelumnya, Juara tim putra dan tim putri di masing-masing region tadi akan dipertemukan untuk mencari juara Honda DBL East Java Series. Di tahun ini, tidak akan ada lagi pertemuan dua juara dari north region dan south region.

Jawara tim putra dan putri dari fantastic four kedua region nantinya akan dipertmukan langsung di big four. Nantinya keempat tim yaitu dua dari north region dan dua dari south region akan melakukan drawing kembali untuk menentukan letak pool mereka di tree menuju final. Sehingga, nantinya hanya akan ada satu final di Honda DBL East Java Series.

 

Wajib Liput Sejak TM Jurnalis

foto: DBL Indonesia

Wajib liput bagi para peserta Honda DBL Journalist Competition di tahun 2017 akan berbeda dari tahun sebelumnya. Di tahun ini, Technical Meeting juga menjadi salah satu konten wajib para jurnalis cilik. Selain itu, opening Honda DBL 2017 serta final party dari Honda DBL 2017 juga menjadi hal yang nggak boleh dilewatkan.

Selain membuat artikel dan foto, ada hal baru yang cukup berpengaruh di penilaian. Tiap peserta Honda DBL Journalist Competition 2017 wajib mengikuti kompetisi Zetizen Go To NZ National Challange 2017. Kompetisi tersebut bisa kamu lakukan dengan cara men-upload aksi positif kamu di web Zetizen. Makin banyak aksimu, maka nilai kamu juga makin tinggi loh!

Oiya, untuk memperingati 10 tahun kerja sama DBL Indonesia dengan MPM Honda, tiap tim yang terdiri dari penulis dan fotografer wajib membuat konten yang mengandung unsur memorable selama 10 tahun terakhir. Contohnya, bisa tentang 10 tahun karir perjalanan seorang pelatih, sekolah, atau bahkan perkembangan 10 tahun terakhir dunia basket Indonesia.

Nantinya, peserta Honda DBL Journalist Competition 2017 akan memperebutkan juara satu hingga tiga untuk kategori tim, best writer, best photographer, best social media, dan yang terakhir best spirit.

 

Tiket Top Ten Dibagikan Sejak Roadshow Dance

Koreografi dan konsep yang matang adalah kunci untuk bisa mendapatkan tiket sejak roadshow UBS Gold Dance Competition  (foto: Rifqy/Zetizen Team)

Buat kalian yang mendapatkan kesempatan tampil di roadshow UBS Gold Dance Competition silahkan berbahagia. hal ini dikarenakan penilaian untuk Top Ten UBS Gold Dance Competition 2017 dilakukan dua fase. Yakni pada saat roadshow dan ketika mendampingi tim basketnya. 

Saat penilaian roadshow UBS Gold Dance Competition, akan ada tiga tim yang berkesempatan mendapat golden tiket Top Ten UBS Gold Dance Competition tanpa harus di seleksi kembali di babak penyisihan. Sehingga, kamu harus tampil maksimal sejak di roadshow UBS Gold Dance Competition.

Buat yang nggak lolos di fase roadshow, nggak perlu berkecil hati. Sebab masih ada tujuh tiket tersisa yang bisa kamu dapatkan selama babak penyisihan. Nah, kamu juga boleh kok merubah konsep dance kamu sehingga berbeda dari roadshow sebelumnya. Bahkan kamu bisa berganti-ganti konsep di tiap penampilan jika kamu mau.

 

Share
Create Your Own Article!