Indra Sjafri bersama punggawa timnas Indonesia U-19 yang sedang berkunjung ke Kedubes RI di Myanmar (foto: Dika Kawengian/ Jawa Pos)

Zetizen.com -  Ingat Evan Dimas, Hansamu Yama, Ilhamudin Armaiyn, dan Muhammad Hargianto? Keempat pemain tersebut merupakan mantan anak didik dari Indra Sjafri yang menjuarai Piala AFF 2013. Di tahun ini, Indra Sjafri kembali memberikan angin segar kepada pendukung timnas Indonesia. Sebab, dalam Piala AFF U-19 2017 yang diselenggarakan di Myanmar, Pelatih kelahiran Pesisir Selatan, Sumatra Barat tersebut memetik hasil yang sangat gemilang. Kira-kira, seperti apa sih Indra Sjafri saat menyiapkan timnya?

Mencari Pemain ke Pelosok Negeri

Dalam dunia Sepak Bola ada istilah scouting yang dilakukan oleh agen pemain ke seluruh pelosok dunia. Hal ini juga dilakukan oleh Indra Sjafri untuk mencari pemain terbaik dari seluruh Indonesia. Bedanya, ia melakukannya langsung loh tanpa menggunakan asisten atau agen pencari pemain. Ia selalu mencari bibit yang berpotensi gemilang di masa depan. Jadi, jangan heran kalau kualitas pemain dari coach Indra selalu hebat.

Selalu Membuat Latihan yang Menyenangkan

Indra Sjafri ketika melatih Timnas U-19 di Myanmas (foto: Dika Kawengian)

Mungkin beberapa orang akan berpikiran bahwa dalam proses latihan timnas, para punggawanya akan selalu berlatih keras dan serius. Hal ini memang dilakukan coach Indra untuk membimbing dan melatih anak asuhnya. Namun, ia juga memiliki beberapa trik latihan lain yang  menyenangkan dan membuat anak asuhnya paham tentang strategi dan teknik. Salah satunya dengan beberapa mini games yang ia lakukan saat latihan.

 "Kami sangat menikmati program latihan seperti ini. Tapi, capek juga sih, karena meski terlihat santai, kami terus dituntut oleh pelatih untuk bergerak, baik dengan bola atau tanpa bola," kata Rachmat Irianto, salah satu bek Garuda Muda dikutip dari JawaPos.com

Memberikan Posisi Terbaik untuk Anak Asuhnya

Egy Maulana Sempat dimaainkan sebagai sayap dan gelandang serang saat melawan Myanmar (foto: Dika Kawengian/ Jawapos)

Selain membimbing, Indra Sjafri juga selalu memberikan posisi terbaik untuk para pemainnya. Hal ini ia lakukan agar mereka bisa bermain sesuai dengan kemampuan dan kapabilitasnya. Tak jarang juga ia melakukan rotasi posisi dan dan pemain dalam sebuah pertandingan. Salah satunya seperti yang coach indra lakukan ke Egy Maulana. Pada pertandingan melawan Myanmar 5 September 2017 lalu, Egy sempat diposisikan sebagai sayap kanan di babak pertama. Lalu, di babak kedua, Egy ditempatkan sebagai gelandang serang untuk membantu mengatur serangan. Alhasil strategi ini berhasil dan membuat Indonesia comeback dengan skor 2-1.

Selalu Membuat Pemainnya Tenang

Indra Sjafri memberikan semangat ke anak asuhnya (foto: Dika Kawengian)

Ini hal yang membuat Indra Sjafri berbeda dari pelatih muda lainnya. Indra Sjafri selalu memberikan support moral yang membuat semua anak asuhnya tenang meskipun dalam keadaan underpressing. Apalagi, anak berusia 19 tahun memiliki emosi yang labil dan mudah terpancing. Dengan teknik tersebut, para skuad Garuda Muda tentu menjadi lebih percaya diri dalam bermain di lapangan.

 

Save

Save

Save

Save

Share
Create Your Own Article!