Zetizen.com - Sebuah band memang wajib membawakan lagu merdu yang bikin pendengar terhibur. Tapi, saat tampil di panggung, alangkah lebih bagusnya kalau stage outfit juga diperhatikan. Nah, buat kamu yang berhasil jadi finalis Honda Beat Zetizen Band dan Junior Zetizen Band, yuk simak cara menentukan stage outfit di bawah ini! Nggak harus seragam kok. Asal enak dilihat he he.

Angkat Identitas Personil

Namanya aja band. Jelas aja terdiri dari beberapa individu yang pastinya punya kepribadian berbeda. Nah, biar kompak, kebanyakan band yang tampil di venue UBS Zetizen-Con memakai outfit seragam. Padahal, kadang ada lho personil yang nggak cocok dengan warna outfit tertentu. Oleh karena itu, biarkan personilmu membuat identitasnya sendiri asal bermusiknya tetap kompak.

Barasuara (Foto: Juni Records)

 

Coba lihat Barasuara. Band indie yang lagi naik daun ini nggak memaksa semua personil untuk punya style seragam. Misalnya, Iga Massardi. Vokalis Barasuara itu konsisten memakai batik.

Begitu juga dengan sang bassist, Gerald Situmorang, yang identik dengan sweater merahnya. Dengan begitu, kadang penonton jadi lebih gampang mengingat kalian lho. "Ooooh... Yang vokalisnya batikan ya?"

Selaras dengan Stage Act

Beberapa band sengaja memilih tampil gila-gilaan dengan dandanan total untuk menarik perhatian fans. Sebut saja Band-Maid atau Kuburan Band.

Meski nggak jarang mendapat nyinyiran karena dandanannya dianggap too much, mereka berhasil menyeimbangkannya dengan penampilan super menarik dia atas panggung.

Lihat aja Band-Maid yang digawangi empat cewek cantik asal Jepang ini. Meski mengusung genre hard rock dan heavy metal, mereka nggak menghilangkan sisi feminin dalam outfit-nya. Yap! Identitas rock tetap terlihat lewat warna hitam dan merah serta make-up tajam. Tapi itu semua semakin "nendang" saat mereka tampil "gila" melalui gaya killer di setiap penampilan. See? Outfit mendeskripsikan siapa kamu dan band-mu.

Band-Maid (Foto: Jrock247)

Sesuai Genre Bakal Lebih Sip

Again, "your outfit shows who you are". Ungkapan itu pas banget buat yang masih bingung menentukan outfit saat tampil di venue nanti. Biar nggak saltum (salah kostum, Red), nggak ada salahnya kok menyamakan outfit dengan genre musik yang dibawakan. Seperti yang dilakukan band indie Stars and Rabbit yang mengusung genre imaginary pop di bawah ini.

Meski band indie yang melejit dengan tembang Man Upon The Hill ini hanya digawangi dua orang, penampilannya selalu membius penonton. Elda, sang vokalis, selalu tampil dengan headpiece cantik, bertelanjang kaki, dan menari di atas panggung. So, sebelum memilih outfit, pastikan kamu sudah punya konsep stage act. Jangan bergaya metal, tapi musik malah dangdutan.

Stars and Rabbit dalam rilisan promosi Tur Eropa (Foto: The Display)

 

Pssst... Intip segila apa penampilan Stars and Rabbit di sini.

Bisa Membawakan Pesan dalam Lagu

Ini dia yang paling jarang diperhatikan anak band. Tahu nggak sih kalau outfit-mu di atas panggung bisa jadi sarana menyampaikan pesan? Misalnya, sekolahmu lagi ikut kompetisi lnigkungan. Nggak ada salahnya mengusung outfit hasil daur ulang atau ramah lingkungan.

Seperti dilakukan Refused Band ini nih. Grup asal Swedia ini mengusung musik bergenre punk rock. Eh, bukannya memakai outfit serba hitam dengan dandanan tajam ala band punk, Refused Band justru tampil dengan outfit serba rapi. Ternyata, hal ini dilakukan demi menghapus stigma punk rock band yang identik dengan drugs dan hal-hal negatif lain. Terbukti, personil Refused Band emang bersih dari narkoba. Keren!

Gaya rapi Refused Band untuk album Freedom (Foto: Spotify)

 

| Editor: Ratri Anugrah

Share
Create Your Own Article!