Zetizen.com - Ternyata benar apa kata orang. Membaca buku karya @gitasav ini nggak perlu "berkorban" apa-apa. Yah, paling cuma menyisihkan uang jajan dan kadang bisa dapat diskonan. Tapi kalau waktu, nggak perlu terburu-buru. Baca Rentang Kisah dinikmati aja. Pasti tuntas dalam waktu kurang dari dua jam. Iya, secepat itu. Meski begitu, bukan berarti buku ini nggak mutu.

Foto: Instagram

 

Gita Savitri Devi. Sosok yang sering disebut gitasav ini awalnya dikenal lewat media sosial Ask.fm. Mungkin bagi orang-orang yang malas baca, jawaban-jawaban dia di sana terkesan ketus, jutek, jahat, you name it. Tapi bagiku, jawaban-jawabannya itu justru pintar, bisa menampar, tanpa menggurui. Itulah sebabnya aku setuju saat dia disebut-sebut sebagai idola anak muda. Iya, Indonesia butuh anak muda seperti dia.

Tinggal di Jerman selama lebih dari enam tahun, nggak heran kalau Gita selalu punya pandangan yang berbeda. Sebenarnya, pandangan Gita nggak terlalu berbeda sih. Hanya saja, opininya selalu jauh dari kesan "ikut-ikutan".

Silahkan follow Twitter-nya, simak cuitannya, atau baca tulisannya di sini. Nanti kamu pasti mengerti. Dan latar belakang pemikirannya itu tertuang dalam buku perdananya.

"Sering kali aku iri dengan teman-teman yang memiliki hubungan harmonis dengan ibunya."

[Halaman 4]

Rentang Kisah ini sebenarnya mirip buku biografi. Apalagi yang diceritakan 100 persen non-fiksi. Terasa personal sekali. Yang paling bikin kaget ya chapter pertamanya yang memuat quote di atas. Terkesan dramatis ya?

Di balik setiap halaman judul chapter memang selalu ada penggalan tulisan pendek yang ditulis kecil. Kecil, tapi lumayan ampuh buat bikin pembaca penasaran. Aku suka itu. Ada lagi yang berbunyi seperti ini: "Hubungan beda agama itu ujungnya cuma satu, putus." [Halaman 82]

Kalau sedang pacaran beda agama, membaca quote itu, kamu pasti nggak terima. Ah, cerdik juga editornya. Kadang bikin penasaran, kadang kontroversial. Masalahnya, ini bukan kali pertama SelebAsk, SelebGram, or whatever kids zaman now menyebutnya, menerbitkan buku. Hasilnya? "B aja". Malah kadang nggak sesuai ekspektasi. Kebanyakan terasa flat dan bikin cepat bosan. But that didn't happen to Rentang Kisah.

Rentang Kisah - Gita Savitri Devi

Foto: @putrapertiwi_

 

Tapi, bisa jadi kenikmatan membaca buku ini karena Gita pintar merangkai kata. Sebab, membaca Rentang Kisah seperti mendengarkan Gita bercerita sendiri, secara langsung. Nggak ada kalimat ambigu, apalagi membingungkan. Sekali baca, kita langsung paham dengan pesan yang disuguhkan.

Oleh karena itu, buku ini cocok buat semua jenis orang. Baik yang sering menghabiskan waktu di luar rumah, sering terjebak macet di ibukota, atau bahkan yang bangun dari kasur pun malas. There's no reason to say you don't have time for it.

Alasan utama kenapa kamu harus baca buku ini sih lebih ke value-nya. As I said earlier, Gita ini sosok anak muda teladan. Kelihatannya sih hidupnya sempurna. Vlog ramai ditonton, diundang berbagai talkshow, dan punya pacar yang suaranya enak didengar! Tapi, di balik itu semua, ternyata Gita manusia biasa. Dia juga mengalami pasang surut kehidupan yang mungkin jauh lebih parah daripada hidupmu.

Most recommended buat kamu yang lagi punya masalah "berat" (dalam segi apapun). Rentang Kisah ini paling menginspirasi tentang bagaimana kita mengatur emosi. Less ekspektasi, tulis Gita. Buku ini juga bakal memberi harapan buat kamu yang punya pacar beda agama. Sayangnya, menurutku chapter ini agak sensitif untuk non-muslim. Mungkin non-muslim yang sudah baca bisa sharing di kolom komentar?

 

Mau baca Rentang Kisah juga? Ada buku gratis buat 5 orang nih.

Yuk, tulis di kolom komentar kenapa kamu harus memenangkan buku ini!

Syarat: Berdomisi di Indonesia dan mem-follow @zetizen serta @gagasmedia

Giveaway ini berakhir pada 5 November 2017.

 

********

Setelah melalui berbagai pertimbangan, here are 5 winners yang berhak mendapatkan Rentang Kisah:

Kyrra Sandra SarkisianRezky Valiza YrdllRatri HapsariTania El Mahrunisa, dan Iqbal Nafis Musyaffa

Share
Create Your Own Article!