JawaPos.com – Setelah secara resmi dimiliki Elon Musk, Twitter langsung bergerak cepat merilis fitur barunya. Seperti yang sudah sempat disampaikan oleh Elon Musk, jejaring sosial tersebut telah mulai menambahkan label ‘official‘ ke akun-akun utama, termasuk akun selebriti, penerbit besar, dan politisi.

Pantauan JawaPos.com, akun media sosial Twitter resmi JawaPos di @jawapos juga telah kebagian tanda centang official tersebut. Perubahan ini tampaknya mulai digulirkan pada Rabu (9/11) malam.

Pejabat Twitter bagian produk tahap awal Esther Crawford sebelumnya menekankan bahwa label ‘resmi’ tidak akan tersedia untuk dibeli, tidak seperti tanda centang biru yang akan datang dengan langganan Twitter Blue senilai USD 8 atau berkisar Rp 125 ribuan.

Namun, mereka yang sebelumnya menerima centang biru belum tentu mendapatkan label kedua yakni label official ini. Belum pasti apakah mereka yang mencari nilai tambahan harus melalui pemeriksaan lebih lanjut atau tidak.

Sampai batas tertentu, fitur ini memperbaiki masalah yang dibuat Twitter untuk dirinya sendiri. Elon Musk dan yang lainnya telah mengecam pendekatan verifikasi sebelumnya sebagai sistem “tuan dan petani” yang tidak adil yang mencabut hak pengguna biasa sambil mengabadikan elit terpilih.

Via Reuters, terkakt verifikasi akun, kurangnya proses identifikasi kemungkinan akan menimbulkan kekhawatiran tentang kemungkinan orang yang menyamar sebagai figur publik.

Yoel Roth, kepala keamanan dan integritas Twitter, mengakui kekhawatiran semacam itu menyebabkan Twitter menunda peluncuran versi baru Twitter Blue hingga rampungnya pemilu paruh waktu AS.

Menurut para peneliti dan sumber-sumber yang mengetahui masalah tersebut mengungkapkan akun palsu terkait pejabat pemerintah adalah masalah berulang di Twitter secara global.

Crawford melanjutkan tidak semua akun Twitter yang sebelumnya diverifikasi dengan tanda centang biru akan mendapatkan label ‘resmi’. Selain itu, label tersebut tidak untuk diperjualbelikan.

Share
Create Your Own Article!