zetizen kenalan salad makanan sehat enak ragam jenis
(Foto: Unsplash)

Tren kuliner akan selalu berubah setiap waktu, seperti halnya dalam konsep makanan sehat. Kini, hal tersebut bukan lagi menjadi suatu hal yang harus dihindari, khususnya oleh generasi milenial. Sebagian dari kita justru sudah semakin sadar, jika gaya hidup sehat bukan berarti nggak bisa menikmati hidup. Melainkan, berpengaruh untuk jangka panjang.

Para ahli memasak juga kian berinovasi untuk menciptakan makanan sehat yang bisa dinikmati oleh berbagai kalangan. Salah satu contoh makanan sehat yang banyak dikenal masyarakat adalah salad. Salad bukan lagi diposisikan sebagai makanan pendamping, melainkan sudah menjadi menu utama dengan berbagai varian di beberapa restoran.

Salad punya sejarah yang cukup menarik, begitu juga dengan pola dressing-nya. Menurut para sejarahwan, makanan ini sudah dinikmati sejak masa Romawi dan Yunani kuno. Resepnya pun semakin bervariasi, menyesuaikan lidah para penikmatnya. Misalnya, salad untuk makan malam (dinner) yang populer sejak era masyarakat reinnasance.

Menurut Alan Davidson (2006: 682) dalam Oxford Companion to Food, penyebutan salad berasal dari bahasa latin sal (salt), yakni benda asin seperti sayuran mentah dari zaman klasik yang diberi saus berupa minyak, cuka atau garam. Kemudian pada periode Prancis Kuno disebut salade dan pada akhir abad ke-14 disebut salad atau sallet dalam bahasa Inggris.

Meskipun dulu orang-orang belum mengenal istilah salad, tapi mereka tetap enjoy aja menikmatinya sebagai hidangan. Sebab, para praktisi medis di zaman tersebut meyakini bahwa kandungan sayuran dapat diserap tubuh dan berguna sebagai obat. Karena sempat terjadi perdebatan, akhirnya sayuran-sayuran dalam salad diolah dahulu sebelum dihidangkan.

Pada abad ke-19, orang-orang Amerika membuat variasi salad bersama gelatin. Beberapa bahan seperti lobster, ayam dan roti juga ditambahkan saat menghidangkan salad. Di Indonesia, salad sudah dikenal sejak era kolonial sebagai hidangan para vegetarian. Susunan saladnya ada tomat, lobak dan telur dengan kentang goreng (Berkum, 1912: 11-16).

Selama membuat salad, ada hal-hal yang harus kalian perhatikan loh, guys. Pertama, kamu harus pastikan kalau bahan-bahan yang kamu pakai fresh. Kedua, susun bahan-bahan dalam saladmu dan pastikan mereka semua tercampur dengan baik. Ketiga, pastikan saladmu ini eye catching, karena kerapian dalam makanan juga bisa bikin nafsu makanmu meningkat!

 

Perbedaan Jenis-Jenis Salad

Menurut National Restaurant Association Educational Foundation (NRAEF), salad punya berbagai macam jenis, seperti Bound Salad yang terbuat dari bahan utama seperti daging, ikan dan telur. Kemudian ada Vegetable Salad dari sayuran mentah atau yang sudah diolah. Lalu, ada Fruit Salad dari buah-buahan dan yang terakhir Combination Salad.

Selain dari segi bahan baku yang digunakan, ada juga jenis salad menurut cara penyajian. Antara lain, Starter Salad sebagai hidangan pembuka dalam makanan utama, Accompaniment Salad sebagai hidangan sampingan, Main Course Salad dalam porsi besar, Intermezzo Salad yang disajikan sebelum dessert, hingga Dessert Salad yang cenderung manis.

 

Salad Dressings Juga Punya Sejarah

zetizen salad sehat nggak harus sakit jenis ragam
Dressing Salad Beragam Rasa (Foto: Unsplash)

Bicara soal salad, nggak afdol kalau kita nggak mengulik soal dressings. Misalnya aja, orang-orang Babilonia yang menaburkan cuka dan minyak dalam salad. Kalau di salad orang-orang Egypt, mereka menambahkan rempah-rempah dari Asia juga, lho. Menariknya, mayonais juga sudah dipakai di salad sejak 200 tahun lalu oleh para bangsawan Prancis.

Para petinggi kerajaan Eropa juga nggak ketinggalan tren sayuran yang satu ini. Raja Henry IV di Inggris misalnya, dia suka banget salad berupa kentang, sarden dan saus herbal. Ada juga Ratu Mary dari Skotlandia yang suka salad dari seledri, selada, mustard dan telur. Sebagai komposisi, para koki juga mencampurkan bahan lain dalam satu mangkuk besar salad.

Di abad ke-20, campuran dressing saus untuk salad masih menggunakan bahan-bahan sederhana seperti minyak, cuka, lemon dan rempah-rempah. Variasi dressing mulai berkembang sekitar tahun 1800-an, dengan munculnya berbagai saus di restoran Joe Marzetti, dijualnya mayones oleh Richard Hellman dan adanya perusahaan Keju Kraft tahun 1925.

 

Kenalan dengan Berbagai Macam Salad

zetizen salad sehat nggak harus sakit jenis ragam
Taco Salad yang Mendunia (Foto: Unsplash)

Caesar Salad, adalah model salad klasik yang kabarnya diciptakan oleh Caesar Cardini di Meksiko tahun 1924. Komposisi aslinya yakni selada romaine, bawang putih, crouton (roti tawar yang dipotong berbentuk kubus dan dipanggang), keju parmesan, telur rebus, minyak zaitun dan saus inggris. Ada juga yang menambahkan bahan seperti bacon untuk variasi.

Cobb Salad, diciptakan oleh Bob Cobb di Los Angeles. Komposisi aslinya seperti alpukat, tomat, seledri, daun bawang, selada air, telur, ayam, bacon dan keju. Sebagai variasi kita juga bisa menambahkan selada romaine dan jagung, sebagai tambahan isi di dalamnya. Sementara untuk saus bisa juga ditambahkan cuka untuk menambah rasa.

Coleslaw Salad, salad ini memiliki komposisi kubis sebagai bahan utama. Tetapi, untuk menambah isi dan kekayaan rasa, para pecinta salad bisa menambahkan beberapa bahan seperti kol, buah-buahan, wortel, jagung, maupun udang. Sementara untuk sausnya bisa memakai mayonais yang dicampur dengan krim, madu dan perasan air jeruk lemon.

Taco Salad, ini nih salad yang lagi booming dikalangan masyarakat kita. Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat salad ini cukup bervariasi. Misalnya selada, tomat, edamame, jagung, kubis merah dan ayam. Untuk menambah rasa sekaligus sebagai saus, bisa menggunakan minyak sayur, Bombay, merica, saus tomat dan yoghurt.

 

Salad, Sehat tapi Enak?

Karena sayur yang menjadi bahan utama dari salad cukup beragam, tentunya banyak manfaat yang bisa di dapat sobat-sobat pecinta kuliner. Misalnya aja kandungan dari kubis yang berguna untuk detoks, menurunkan berat badan, serta mencegah penyakit. Mentimun juga bagus bagi perkembangan otak. Begitu juga dengan sayuran lain seperti tomat, seledri, edamame, wortel dan selada. Untuk sumber protein, kita bisa menambahkan biji gandum yang berguna sebagai penjaga kesehatan darah atau roti yang sudah dipotong kecil-kecil.

Seluruh sayuran yang terdapat di dalam salad mengandung vitamin A dan C yang sangat berguna untuk melindungi mata. Selain itu, sayuran dan buah-buahan juga baik untuk kesehatan tubuh serta mencegah resiko penyakit seperti serangan jantung dan stroke. Bahan-bahan salad sangat rendah kalori sehingga tidak menyebabkan gemuk, mengontrol gula darah, mencegah kolesterol, mengontrol berat badan dan membantu menjaga kesehatan tubuh. Jadi jangan ragu-ragu lagi deh untuk mengubah pola hidupmu menjadi lebih sehat.

 

Rekomendasi Restoran dengan Menu Utama Salad

Serasa

Kumpulan Menu Salad Serasa (foto:Instagram Se.rasa)


Saladstopid

Salah Satu Menu Saladstopid (foto:Instagram Saladstopid)


Crunchaus.co

Beberapa Menu dari Crunchaus.co (foto:Instagram Crunchaus.co)


Salad.bros

Salah Satu Menu dari Salad.bros (foto:Instagram Salad.bros)


Saladpointid

Salah Satu Menu Saladpointid (foto:Instagram Saladpointid)


Share
Create Your Own Article!