Zetizen.com - Semakin berkembangnya zaman, makin berkembang juga aplikasi-aplikasi yang membantu pekerjaan manusia sehari-hari. Sayangnya, nggak banyak dari aplikasi-aplikasi ini yang bisa diakses dengan gratis. Nah, malu dong, kalau para calon penerus bangsa kayak kita ini malah pakai program bajakan? FYI, itu sudah termasuk korupsi tuh. Padahal, diluar sana masih banyak program-program gratis alias open-source yang bisa kita pakai sebagai alternatif program-program berbayar tersebut. Penasaran ada apa aja? Yuk, kita intip bareng!

 

GIMP (Adobe Photoshop)

(Foto: YouTube)

Photoshop adalah salah satu program yang sering banget dipakai secara bajakan. Padahal, GIMP bisa mencakup semua fitur yang ada di Photoshop, termasuk filter-filter dan editing manual yang biasa dilakukan melalui Photoshop. The fact is, kebanyakan desainer bahkan lebih memilih menggunakan GIMP yang benar-benar free ketimbang Photoshop dengan subscription-nya. Kembali lagi, karena memang kamu bisa menggunakan GIMP sama seperti kamu menggunakan Photoshop.

 

Google Docs/Sheets/Slides (Microsoft Office)

(Foto: Hapaweb Solutions)

Siapa sih yang nggak kenal sama kedua nama tersebut? Well, Microsoft Office pasti sering banget nemenin kamu dalam mengerjakan tugas sekolah/kuliah. Tapi, apa program yang kamu gunakan dibayar dengan lisensi resmi? Hmm, daripada bingung, Google sudah menyediakan fitur-fitur yang sama persis dengan Microsoft Office, kok. Contohnya, Google Docs buat mengganti Microsoft Word. Tapi, kamu harus selalu tersambung ke internet ya untuk bisa menggunakan fitur-fitur dari Google tersebut.

 

Linux Mint (Windows)

(Foto: YouTube)

Kalau kamu cukup akrab dengan dunia komputer dan IT, nama Linux pasti pernah kamu dengar. Yap, sebagai Operating System yang open-source, Linux bisa kasih kamu fitur-fitur yang mirip banget seperti Windows. Bahkan, kalau kamu lebih banyak spend time di internet, nggak bakal kerasa bedanya kok. Nah, diantara sekian banyak versi Linux, Linux Mint adalah versi yang paling sering dipakai dan benar-benar tampak seperti Windows. Eh, tapi susahnya, beberapa aplikasi dan games nggak support untuk Linux. Akhirnya, kamu harus mencari alternatif untuk aplikasi-aplikasi tersebut.

 

Blender (Maya/3DS Max)

(Foto: Blender)

Buat kamu yang lagi mendalami 3D Modelling, Maya atau 3DS Max pasti sering jadi pilihan buat kamu gunakan. Tapi, semakin professional kerjamu, maka kamu juga harus mendapatkan commercial license dengan harga sekitar $1500 atau sekitar 21 juta. Mahal banget, kan? Nah, Blender hadir dengan free dan bisa banget buat kamu pakai untuk menghasilkan karya seperti di Maya atau 3DS Max.

 

DaVinci Resolve (Adobe Premiere)

(Foto: Engadget)

Dari workspace-nya aja, udah mirip banget kan sama Adobe Premiere? Meskipun punya versi paid, yang free aja sudah cukup kok untuk jadi alternatif Adobe Premiere-mu. Anyway, kalau kamu upgrade ke Paid version-nya, kamu bisa dapet berbagai macam effect dan 3D. Kalau kamu pakai free version-nya juga sudah bisa membuat video dengan kualitas 4K serta tanpa watermark. Keren banget deh, pokoknya!

 

Well, yang gratisan bukan berarti lebih buruk, kan?

Share
Create Your Own Article!