Zetizen.com - Hayo siapa yang sering nyinyir? Atau terpengaruh nyinyiran orang? Nggak heran deh kalau milenial dijuluki generasi galau. Dalam mengambil sebuah keputusan, kadang kita cenderung mendengarkan opini dari orang lain, padahal sebenarnya kitalah yang pantas untuk memilih apa yang terbaik bagi diri kita. TEDxJalanTunjungan ternyata peka loh terhadap isu tentang para milenials ini.

That's why, kali ini mereka mengadakan mini conference dengan tema True Colors: “Congruence Within You”.

 

Para peserta berfoto bersama (Foto: Satrio/Zetizen Team)

Tema ini mengangkat budaya nyinyir. Bedanya, narasumber yang datang menjadikan nyinyiran dari netizen ini jadi supporting power tersendiri. Let's meet Ardianto Tanadjaja, Rully Bunga Lestari dan Sesilia Wenas.

So, buat kalian yang merasa sedang krisis kepercayaain diri, beberapa tips dari narasumber ini bisa banget jadi motivasimu untuk menunjukan “your true colors”!

 

Ubah Nyinyiran Jadi Pujian

Ardianto Tanadjaja memberikan motivasi pada peserta untuk lepas dari pengaruh negatif nyinyiran orang (Foto: Satrio/Zetizen Team)

Omongan netizen saat ini emang lebih kejam dari pada ibu tiri. Yap, kita emang gak bisa menutup mulut netizen yang selalu nyinyir, that's why yang perlu kita lakukan adalah bagaimana kita mengubah nyinyiran tersebut jadi motivasi diri.

“Banyak orang yang nyinyir di belakang cenderung gak berani untuk show of. Sedangkan aku yang mungkin mereka bilang cablak dan bawel, justru itu yang jadi kebutuhan dunia kerjaku saat ini dan itu adalah salah satu soft skill-ku,” Ujar Ardianto Tanadjaja.

 

Tidak Aktif Di Kelas Bukan Berarti Bodoh

Rully Bunga membagikan pengalamannya untuk nggak mendengarkan nyinyiran orang (Foto: Satrio/Zetizen Team)

Kalau kamu punya tipe orang yang kurang aktif saat pembelajaran di kelas, itu bukan berarti mereka tidak paham dengan apa yang sedang dibahas loh. Karena ukuran kepintaran seseorang itu tidak hanya berasal dari dalam kelas saja. “Aku bukan orang yang suka tunjuk tangan ketika ada dosen di kelas, itu justru jadi bahan nyinyiran teman teman kuliahku.

Pastinya itu buat aku tersinggung. Tapi kata-kata itu jadi motivasi besarku. Terbukti setelah wisuda dan sampai saat ini aku belum pernah menjadi seorang pengangguran,” Ujar Rully Bunga Lestari.

 

Jangan Jadikan Musuh Sebagai Penghambat

Sesi diskusi berlangsung seru dan inspiratif. Ketiganya berharap nggak ada efek negatif dari hobi nyinyir netizen (Foto: Satrio/Zetizen Team)

Kebayang gak sih gimana rasanya harus bekerjasama dengan orang yang gak kamu suka? Eits, tapi jangan sampai itu jadi alasan kamu jadi tidak bertanggung jawab dengan pekerjaanmu, ya. Kamu harus pandai-pandai memisahkan antara urusan pribadi dan pekerjaan.

Yang perlu diingat adalah, seburuk apapun keadaan, kamu tau bahwa dia juga punya sisi positif. So, jika kamu tidak suka dengan personalitinya bukan berarti kamu harus tidak suka dengan hasil kerjanya.

 

Dont Share The Truth, But Share Your Self

Sesilia Wenas menyumbangkan suara emasnya (Foto: Satrio/Zetizen Team)

First impression jadi hal yang penting saat ini. Kalau kamu ingin dihargai, ternyata kamu juga harus memiliki cover yang cocok sehingga orang tersebut mampu menghargaimu. Nyinyiran orang lain salah satunya bisa diredam dengan cara dont share the truth. Kamu bisa menjadi dirimu sendiri tanpa harus menjelaskan semuanya ke orang lain. Its mean, kamu harus tau batasan privacy apa yang harus kamu share ke orang lain dan mana yang seharusnya tidak.

“Aku bisa mempunyai circel yang seperti sekarang ini, ketemu dan liburan dengan artis, semua karena aku menjaga supaya first impression orang terhadapku itu baik dan aku mempertahankannya dengan cara mengenali terlebih dahulu siapa orang yang akan aku hadapi,” Ujar Sesilia Wenas. Kamu boleh menjadi dirimu sendiri tanpa harus menjukan semuanya ke orang lain.

Jadikan Nyinyiran Negatif Untuk Selalu Membagikan Hal Positif Yang Ada Di Dirimu!

Penulis: Nurmelia Chandra

Share
RELATED ARTICLES
Create Your Own Article!