Zetizen.com - Belakangan ini, film karya anak bangsa nggak kalah menarik dari film luar. Salah satunya adalah 27 Steps of May karya Ravi L. Bharwani dan Penulis Rayya Makarim yang sudah tayang terlebih dahulu di beberapa festival film tingkat dunia sebelum tayang di layar lebar Indonesia. Dirilis bertepatan dengan agenda besar Woman March pada 27 April lalu, film ini punya sisi penceritaan yang menarik mengenai perjuangan perempuan dalam melawan kekerasan.

 

Tipe Film Yang Hening

(source: 27stepsofmay.com) (foto:27stepsofmay.com)

27 Steps of May menceritakan mengenai trauma psikologis yang dialami oleh tokoh utama bernama May, yang berhasil diperankan dengan apik oleh Raihaanun Soeriaatmadja. Film ini menggambarkan bagaimana proses perjalanan self healing dari May setelah ia mengalami pemerkosaan. May yang pada awalnya menjalani kehidupan yang monoton, mulai bisa menerima perubahan-perubahan kecil dalam hidupnya setelah berkenalan dengan seorang pesulap. Psst, yang menarik nih, 27 Steps of May merupakan tipe film yang hening dan minim akan dialog. Tapi, suara jarum jam yang disisipkan di tengah keheningan film justru menguatkan suasana film dan bikin penonton makin gelisah sama perjalanan ceritanya!


Tayang Lebih Dulu di Beberapa Negara

Dibalik kesuksesan film "27 Steps of May", ada Rayya Makarim sebagai penulis dan Ravi L. Bharwani sebagai sutradara (foto:instagram.com/rayyamakarim)

Sebelum resmi dirilis di Indonesia, rupanya 27 Steps of May sudah lebih dulu menyambangi berbagai festival film tingkat dunia dan dinikmati di beberapa negara. Film ini pertama kali di tayangkan di Busan Internasional Film Festival, lalu kemudian di India dalam Bengaluru Internasional Festival, serta di Afrika Selatan dan beberapa Negara lain. Wah, keren ya?


Menggandeng Aktor dan Aktris yang Epic dalam Berakting

Akting Raihaanun yang memukai layak mendapatkan Best Actress (foto:twitter.com/27stepsofmay)

Raihaanun yang berperan sebagai May, memberikan akting yang maksimal dalam film ini. Meskipun film ini nggak banyak dialog, namun penceritaan dan suasananya bisa tersampaikan dengan baik kepada penonton. Bahkan, penonton seolah diajak masuk ke dalam kehidupan May dan mengenali karakternya.

Di samping itu, 27 Steps of May juga menggandeng Lukman Sardi yang berperan sebagai ayah May. Penampilan akting Lukman Sardi di sepanjang film ini cukup menggambarkan betapa patah hatinya orang tua ketika kejadian menyedihkan telah menimpa anaknya.


Proses Produksi Cukup Lama

Apa yang sebenarnya terjadi antara 2 tokoh ini? (foto:www.biff.kr)

Karena memerlukan riset yang teliti dan panjang. Pembuatan film 27 Steps of May memakan waktu yang cukup lama, yakni 5 tahun. Mengingat tema yang diangkat cukup penting dan dirilis bersamaan dengan agenda Women March, nggak heran kalau ratingnya mencapai sekitar 8,9 di IMDb.

Para aktivis perempuan Indonesia pun memberikan komentar positif atas film ini dan menganggap bahwa film ini sebagai bentuk perjuangan melawan kekerasan terhadap perempuan yang belakangan ini marak didiskusikan.


Share
RELATED ARTICLES
Create Your Own Article!