Zetizen.com - Pernah nggak kamu punya teman yang terlalu positif sampai-sampai kerasa ngganggu? Atau jangan-jangan kamu sendiri yang overpositive? Hati-hati, deh! Jangan-jangan kamu adalah teman yang Toxic Positivity atau yang selalu bilang, "lihat sisi positifnya aja," waktu ada yang lagi curhat, padahal waktunya nggak tepat. Ssst, Zetizen punya tips nih, biar kamu nggak dijauhin teman karena sifat positifmu itu! Yuk, cek disini!

Perhatikan Worst-Case Scenario-nya!

(foto:Unsplash)

Berpikir positif memang baik, tapi nggak semua hal selalu berjalan sesuai dengan keinginanmu. Kamu juga perlu melihat kemungkinan terburuk dari setiap masalah dan hal tersebut yang bisa menekan sisi positifmu yang terlalu berlebihan. Kalau kamu sudah nemuin worst-case scenario-nya, juga jangan langsung ditekan ke temanmu, ya! Bisa-bisa makin depresi!


Perhatikan Fakta dan Realitanya

(foto:Unsplash)

Sayangnya, sifat positifmu bakal lebih cenderung ke arah berimajinasi hal-hal yang baik aja sampai-sampai kita lupa dengan fakta dan realita yang ada. Coba bandingkan segala fakta dan realita yang bakal terjadi sebelum kamu memutuskan bahwa masalah yang dialami temanmu itu bisa kamu ambil sisi positifnya.


Dengerin Aja Dulu

(foto:Unsplash)

Stop! Kamu kadang cuma butuh mendengarkan apa aja yang temanmu mau ceritakan. Nggak semuanya bisa kamu kasih solusi dan berakhir baik buat dia. Kadang temanmu hanya butuh sandaran dan tempat untuk meluapkan semua uneg-unegnya. Kalau kamu malah bertindak sok tau apalagi sok positif, bisa-bisa dia malas cerita ke kamu lagi. Huhuhu, kehilangan satu teman, deh.


You're NOT on the Same Level

(foto:Unsplash)

"Dulu gue juga pernah ngerasain, kok!"

"Itu mah biasa, gue malah pernah kaya gini..."

Ketahuilah, gaes. that's not helping at all! Kamu mungkin benar-benar pernah merasakan hal yang mirip atau bahkan lebih buruk, tapi itu dulu! Jangan samakan keadaan yang temanmu sedang alami dengan apa yang pernah kamu alami sebelumnya. Mungkin kamu pernah mengalami hal tersebut, tapi teman kamu belum. Jadi, jangan disama-samain, ya!


Kasih Dia Moodbooster

(foto:Unsplash)

Daripada kamu cerita pengalamanmu atau 'kepositifan'-mu itu, mending kamu kasih dia moodbooster, deh! Disaat dia datang dan curhat ke kamu, artinya ada sesuatu yang bikin dia down melalui peristiwa yang dia alami. Kamu bisa bantu balikin mood dia dengan kasih moodbooster kok! Misalnya es krim, coklat, atau apapun yang dia suka. Cheers!


Share
Create Your Own Article!