Zetizen.com - Pernah nggak sih, kamu kepikiran seandainya printer-mu di rumah itu bisa kamu pakai untuk cetak uang sendiri? Uang yang biasanya kita gunakan untuk bertransaksi setiap harinya, nggak bisa asal dicetak, lho! Hayo tebak kenapa? Nih, coba baca di bawah ini!

Bahannya Super Duper Rahasia!

(foto:Unsplash)

Lebih rahasia dari resep rahasia Krabby Patty, uang rupiah kita juga bahannya bukan kertas biasa, lho! Menurut Bank Indonesia, bahan-bahan yang digunakan untuk mencetak uang ini tetap menggunakan produk dalam negeri dengan tetap menjaga mutu, keamanan, dan harga yang bersaing. Tuh, udah ada clue "produk dalam negeri"-nya. Jadi makin penasaran nggak, nih?


Dicetak dengan Mesin Khusus

(foto:Unsplash)

Karena bahannya yang nggak sekadar kertas biasa, pastinya nggak bisa dong kalau kamu cetak sendiri dengan printer kertas pada umumnya? Mesin khusus yang satu ini pastinya berada di dalam gedung Bank Indonesia dan dikhususkan untuk mencetak rupiah dengan bahan-bahan rahasia itu tadi. 


Ada 'Kode' Rahasianya

(foto:Unsplash)

Masih ingat nggak sama kampanye yang dulu sempat digalakkan tentang 3D: Dilihat, Diraba, Ditrawang? Bukan sekadar dilihat kalau uang beneran atau palsu, ada bagian-bagian yang benar-benar harus diperhatikan seperti logo Bank Indonesia yang bersifat color-shifting atau bisa berubah warna sesuai tergantung dari sudut pandang tempat kita melihatnya. Nggak cuma itu, masih banyak unsur-unsur visual lain yang perlu kamu perhatikan dengan seksama. Serasa jadi detektif ya? Hihihi...


Ada Bagian yang Lebih Kasar

(foto:Nikkei Asian Review)

Kalau yang satu ini, pasti printer-mu di rumah juga nggak bisa. Di lembaran kertas uang rupiah, ada bagian-bagian yang memiliki tingkat kekasaran yang berbeda, lho! Seperti di gambar burung garuda, di nilai uang, tulisan "NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA", dan tulisan "BANK INDONESIA".


It's just Against the Law

(foto:Unsplash)

Daripada akhirnya kamu digrebek dan nggak jadi kaya raya, mending jangan coba-coba buat nge-print uang sendiri, deh! Pencetakan uang palsu sudah diatur dalam Undang-Undang, lho! Kenapa gitu? Karena dengan mencetak uang sendiri, kamu dianggap merendahkan nilai mata uang negara sendiri dan akhirnya menurunkan harga diri bangsa, deh!


Share
Create Your Own Article!