zetizen.com- Bekerja dalam dunia fashion emang seru banget. Kamu bisa jadi salah satu orang yang paling up to date dalam banyak hal. Apalagi saat kamu menjadi seorang fashion designer, kamu dituntut untuk mengerti sesuatu hal yang baru yang nggak melulu tentang fashion aja loh.
Pada (18/5), Zetizen baru aja ke fashion workshop yang diadakan oleh Raffles Institute of Higher Education. Dipandu langsung oleh Harvee Kok, lecture dari Raffles Institute Surabaya, selain belajar bagaimana membuat circular skirt yang simple tapi tetep kece, di workshop tersebut kita bisa banyak belajar bahwa menjadi seorang fashion designer nggak hanya belajar tentang skill.


Belajar Memanage Waktu
Menjadi fashion designer itu nggak harus tentang mengukur dan menjahit aja loh. Hal hal yang perlu diperhatikan agar menjadi desainer yang baik adalah menghargai dan memanfaatkan waktu dengan sangat bijak. Kita punya tanggung jawab untuk menyelesaikan karya tersebut kepada klien.
So, kalau kamu sekolah di jurusan ini, kamu akan banyak belajar untuk memanage waktu kerjamu agar lebih efisien dan tentunya nggak mengecewakan klien.


Siapa Bilang Pelajaran SMA Nggak Dibutuhkan
Beberapa jurusan mungkin mengklaim nggak membutuhkan skill pelajaran saat dibangku SMA. But, untuk menjadi seorang fashion designer kamu perlu mengingat ingat sedikit tentang pelajaran SMA-mu ya. Matematika jadi pelajaran yang wajib kamu kuasai saat sekolah disini. Hal ini terbukti saat melakukan demo membuat circular skirt, Harvee Kok menjelaskan bagaimana menentukan pola yang pas menggunakan perhitungan matematik. So,  buat yang mau jadi fashion designer tapi nggak berminat sama pelajaran matematika, kamu harus berusaha lebih giat ya! Hihi.

Harvee Kok membimbing peserta workshop fashion design yang mengambil tema '' Make A Creative Circular Skirt''


Fashion Designer Harus Punya Attitude
“Menjadi fashion designer tidak hanya tentang skill tapi juga harus memiliki good attitude.” Ujar Harvee. Profesionalitas kita sebagai fashion designer sangat mempengaruhi bagaimana karir kita kedepannya. Selain berusaha terus mengembangkan potensi yang ada, kita juga harus belajar
bagaimana originalitas karya kita jadi sebuah kunci yang penting agar klien semakin loyal.


Hilangkan Persepsi Tentang “Harus Berduit”
Mitos yang sering terdengar adalah menjadi seorang fashion designer harus mempunyai modal materi yang besar, karena untuk belajar di sekolah design butuh biaya yang besar. But, menghasilkan sebuah karya nggak melulu dari hal-hal yang baru dan bersifat fancy. Banyak karya yang bisa kamu buat dari bahan bahan yang mudah dan murah di dapatkan atau bahkan daur ulang. Dan saat ini banyak banget loh sekolah fashion design yang membuka beasiswa bagi mereka yang berprestasi dan punya kemauan keras untuk menekuni bidang ini. Salah satunya adalah di Raffles Institute of Higher Education ini. Good luck!


Jadi Belajar Bisnis

Tekun dan pantang menyerah adalah salah satu kunci sukses seorang desainer fashion


Fashion adalah sebuah bisnis yang nggak ada matinya. Bahkan di setiap season, fashion punya tempat tersendiri di mata konsumennya. Untuk selalu menghasilkan karya yang up to date dan laku di pasar, kita perlu banget untuk belajar bagaimana keadaan bisnis fashion yang sedang berkembang saat ini. So, kalau kamu sekolah di jurusan fashion design, kamu nggak boleh ketinggalan untuk belajar masalah bisnisnya juga ya. Nah, gimana makin semangat nggak nih buat belajar lebih dalam tentang fashion design?

 

Written by: Nurmelia Chandra

Photographer: Thufail

Edited by: Melisa Nirmaladewi

Share
Create Your Own Article!