zetizen.com - Kamu tahu kasus yang baru aja menimpa Youtuber Rius Vernandes? Unggahannya tentang kritikan ke salah satu maskapai penerbangan di channel YouTube miliknya, malah jadi malapetaka! Waduh, makanya kita perlu hati-hati dalam mengkritik orang-orang di sekitar kita. Biar nggak bingung, nih Zetizen kasih tips dan trik cara mengkritik teman tanpa bikin sakit hati! Check this out!

Sopan Dan Nggak Ngomong Kasar

(foto:Pinterest)

Sekali pun kamu berusaha buat mengkritik teman baikmu, usahakan kamu memilih nada dan intonasi yang rendah supaya nggak terkesan menyudutkannya. Dia pasti bakal lebih mendengar apa yang kamu ucapkan kalau kamu bicara dengan sopan. Ingat, kamu sedang memberinya kritik dengan tujuan agar dia berubah menjadi lebih baik. So, jangan sampai dia justru merasa sakit hati dan nggak sadar dengan kesalahannya yang udah dilakukan selama ini. Lebih baik lagi, kamu juga menghindari kata-kata sindiran karena itu justru bakal ngebuat keadaan semakin kacau.


Sesuai Fakta

(foto:Pinterest)

Pastiin apa yang bakal kamu omongin itu sesuai dengan fakta. Kalau kamu hanya dapet info tersebut dari "katanya" alias sumber yang belum jelas, mending kamu tunda dulu sampai kamu bener-bener dapat bukti yang real. Karena bisa aja apa yang kamu omongin itu jadi fitnah dan bisa membahayakan diri kamu sendiri. Lebih bagus lagi kalau kamu bisa mengkritiknya sambil menunjukan bukti kesalahnnya supaya dia jadi sadar dan paham dengan maksud baikmu.


Ngomong Empat Mata

(foto:Pinterest)

Kesalahan orang lain saat mengkritik adalah melakukannya nggak secara personal dan dibiarin di tempat terbuka begitu aja, salah satunya melalui sosial media. Kritik itu tujuannya untuk membangun diri menjadi lebih baik, bukan justru menjatuhkan mental orang lain. Selain itu, mengkritik di depan umum juga bisa dianggap sebagai pencemaran nama baik, lho. Kalian pasti nggak mau kan, kalau niat baik justru jadi pedang bermata dua buat diri kita sendiri?


Puji Kelebihannya

(foto:Pinterest)

Biar nggak terasa tegang, mending kamu selipin beberapa pujian untuk memberikan semangat dan nggak terkesan merendahkan. Karena menurut beberapa penelitian, orang cenderung bisa menerima kritik saat dia juga mendapat pujian di waktu yang sama. Misalnya, "Aku seneng kita sekelompok lagi soalnya kamu asik, tapi lebih enak kalau kamu datengnya jangan telat lagi. Biar kita punya waktu lebih banyak buat mikir."


Lihat Suasana Hati

(foto:Pinterest)

Siapa sih yang nggak jengkel kalau suasana hati lagi nggak enak, tiba-tiba ada orang yang kritik tanpa tahu gimana rasanya jadi kita? Nah, suasana hati itu juga berpengaruh apakah omonganmu bakal diterima atau cuma masuk kuping kanan dan keluar di kuping kiri. Mending, kamu tunda dulu deh, sampai dia merasa lebih baik dan jangan lupa cari situasi dan kondisi yang pas. Biar lebih masuk ke hati, mungkin kamu bisa pilih tempat yang nyaman supaya dia juga mau buat ngeluarin isi pikirannya. Usahakan kamu jadi pendengar yang baik, ya!


Kasih Masukan

(foto:Pinterest)

Jangan cuma bisa mengkritik! Kamu juga harus kasih saran-saran yang solutif supaya kamu nggak dianggap cuma bisa nyalahin. Kalau kamu juga ngasih dia saran, dia pasti bakal menganggap kamu peduli dengan apa yang sedang dia hadapi. Kritik yang membangun itu pasti diikuti dengan solusi. Selain peduli, cara ini juga bisa meminimalisir rasa tersinggung, loh!


Introspeksi Diri Sebelum Berpendapat

(foto:Pinterest)

Menilai kelakukan orang lain emang lebih mudah dibandingkan dengan menilai diri kita sendiri. Nah, kalau kamu merasa ingin mengkritik apa yang udah temenmu lakukan, pastiin kamu juga sudah introspeksi diri. Kira-kira kamu udah lebih baik nggak dari yang mau kamu kritik. Jangan sampai waktu kamu berusaha memberikan kritik, justru kamu yang akan di serang balik.

Editor: Kevin Christian


Share
RELATED ARTICLES
Create Your Own Article!