Tema Limitless yang diangkat Zetizen Internship Batch 2 kali ini nggak cuma mengajak peserta untuk jadi sosok yang kreatif, tapi juga beyond their comfort zone. Yap! Mereka bakal diajak untuk membuat konten kekinian yang out of the box. Salah satunya lewat Instagram Stories. Luckily, mereka akan bertemu langsung dengan Mada Riyanhadi, sosok di balik ngetrennya istilah Made With Stories atau berkreasi dengan Instagram Stories. Yuk, kenalan dengan Mada yang bakal menjadi speakers di Zetizen Internship Batch 2!

Z : Halo Kak Mada! Kapan sih memulai kreasi Made with Stories?


M : Sebenarnya itu bukan ide yang baru banget. Soalnya banyak orang yang bikin kreasi dengan interaktif. Aku pikir sih orang melihat stories 15 detik, buat apa sih? Tapi ternyata fenomena jaman sekarang, orang-orang lebih suka nonton Instagram Stories daripada feed. Aku baru bikin tahun 2016. Boomingnya sih baru beberapa bulan terakhir ini. Aku sih merasa bikin Instagram Stories harus ada purpose atau tujuan. Bukan hanya yang pakai filter, tapi estetik juga. Lalu teman-teman dengan kegiatan tertentu, seperti traveler, blogger dan lain-lain pasti punya pesan untuk disampaikan. Makanya aku pengen menciptakan itu.


Z : Sejak ini booming, pernah bikin workshop? Atau mengadakan secara independen?


M : Pengen banget. Selama ini baru diundang. Sebenarnya ada rencana untuk bikin di tanah kelahiranku, Lumajang. Kita sewa venue, terus ngajakin anak-anak muda sekitar buat bikin. Kalau di kota-kota besar, pasti banyak yang bikin. Harapannya banyak yang berani berkreasi


Z : Banyak banget orang yang menahbiskan diri sendiri sebagai content creator. Gimana pendapatnya?


M : Nggak salah kok. Tapi julukan itu akan disematkan oleh orang-orang yang melihat karyanya. Nggak bisa dong kalau ada yang bilang content creator tapi orang-orang lain nggak melihat hal itu dalam dirinya. Harus melihat lebih dalam bagaimana karyanya dan prosesnya. Menurutku sendiri, content creator adalah orang yang benar-benar berkecimpung dalam suatu hal. Misalnya, seseorang benar-benar menciptakan konten tentang suatu hal dan fokus disitu. Dan yang terpenting, konten kreator adalah mereka yang bikin konten bermanfaat untuk orang lain.


Z : Di antara seluruh karya, mana karya masterpiece Kak Mada?


M : Project pertama. Creative multiple post. Ada orang-orang yang bertanya-tanya kok bisa sampai kaya gini. Banyak juga yang nanya, emang se-berdampak itu ya? Ternyata karya ini bisa lebih dapat feel-nya dibandingkan feed lainnya. Layout dan bentuknya lebih bagus. Kalau untuk Made with Stories, lebih cepat tanpa aplikasi, dan lain sebagainya. Project ketiga, Instagram Magazine. Ternyata banyak yang suka dan recreate dengan karya dan karakter lainnya. Jadi lebih beragam.




Share
Create Your Own Article!