zetizen.com – Sejak duduk di bangku sekolah dasar, kita semua telah diajarkan betapa pentingnya peran hutan hujan tropis di dunia. Mulai dari keseimbangan ekosistem yang terjaga hingga produksi oksigen yang melimpah. Sayangnya, bulan ini hutan hujan tropis terbesar di dunia, hutan Amazon dilanda kebakaran hebat. Bahkan, Institut Nasional untuk Penelitian Luar Angkasa (INPE), LSM lingkungan yang sejak dulu mendata Hutan Amazon secara menyeluruh mengatakan bahwa kebakaran bulan ini merupakan kebakaran terbesar sepanjang sejarah Amazon. Kok bisa sih? Yuk simak 3 fakta berikut ini.

 

 

Disebabkan Oleh Manusia

(foto:tech)

INPE telah mendeteksi 72 ribu kebakaran di Amazon sejak bulan Januari hingga Agustus. Angka ini merupakan angka tertinggi sejak 2013. nggak heran kalau negara bagian utara Brazil, Roraima terus tertutup asap gelap.

Ternyata, kebakaran ini nggak disebabkan oleh iklim atau musim. “Nggak ada yang abnormal dengan iklim atau curah hujan di wilayah Amazon,” ungkap peneliti INPE, Alberto Setze pada BBC. Menurut Setzer, musim kemarau memang mempengaruhi persebaran api. Tapi penyebab adanya api adalah manusia.


Musim Queimada

(foto:businessinsider)

Mungkin sebagian dari kita pernah mendengar membakar lahan untuk membuka lahan baru. Secara nggak langsung, tanah dan tanaman yang telah terbakar menciptakan nutrisi-nutrisi tertentu yang membuat lahan baru semakin subur. Nah, inilah yang disebut musim queimada. Musim ini digunakan untuk menyebut kegiatan petani untuk membersihkan lahan menggunakan api.

Kepada BBC, kepala The World Wide Fund for Nature (WWF) untuk Amazon, Ricardo Mello bilang kalau kebakaran ini adalah konsekuensi meningkatnya kegiatan penebangan hutan berskala besar. Waduh, kok bisa sih!


Isu Deforestasi Presiden Bolsonaro

(foto:businessinsider)

Masalah politik akan terus mengiringi berbagai problematika. Dalam kasus ini, preswiden Bolsonaro diterpa isu miring terkait niatnya mengembangkan wilayah Amazon untuk pertanian dan pertambangan. Alhasil, rencana ini membuat masyarakat dunia khawatir akan peningkatan deforestasi (penghilangan hutan alam dengan cara penebangan untuk diambil kayunya atau mengubah peruntukan lahan hutan menjadi non-hutan. Bisa juga disebabkan oleh kebakaran hutan baik yang disengaja atau terjadi secara alami).


Share
Create Your Own Article!