zetizen.com- Sejak memasuki gate, dengung dan nyaringnya suara gitar yang dimainkan terdengar ramai. Apalagi, para penonton ikut bersorak-sorai. Kali ini Surabaya disinggahi band Nothing dalam rangkaian Asian tour. Akan seperti apa album yang dibawakan mereka di Surabaya? Yuk, simak keseruannya! 

Aaron Heard dan Kyle Kimbal saat menghentakkan Surabaya (Foto : Jefri/Zetizen Team)

Nothing menyapa penggemarnya pada Rabu (9/10) di Skale Creative Space, Surabaya. Kedatangan Band Nothing ke Indonesia ini merupakan kali kedua setelah 2017. Setelah melakoni tur di Bali pada 6 Oktober lalu, band yang berdiri sejak 2010 itu membawakan album terbarunya, Dance on the Blacktop, yang dirilis pada 2018 di bawah label Relapse Records.

Nothing merupakan band asal Philadelphia, Amerika Serikat, yang memadukan genre musik shoegaze dengan alternative rock. ’’Gigs yang berkembang di Surabaya saat ini udah cukup beragam. Kedatangan Nothing mendapat sambutan yang baik sehingga kami tertarik dan ikut andil dalam Asian tour mereka,’’ ujar Ega Pamungkas, penanggung jawab konser tur dari Besok Pesta.

Pergelaran konser Nothing di Surabaya di-handle tiga penyelenggara yang berbeda, yakni Besok Pesta, Kerass!, dan Paranoise. Sebelum Nothing tampil pada malam itu, panggung diisi penampilan pembuka yang nggak kalah menarik dari beberapa band lokal. Ada Cotswold, band beraliran postpunk asal Surabaya. Disusul Beeswax, band emo asal Malang, Sunlotus dari Blora, dan band Enola dari Surabaya.

’’Kami mengakurasi band lokal yang punya materi dan dinilai berkualitas bagus. Dengan mengundang band-band ini, diharapkan ini bisa jadi wadah untuk mengembangkan nama band mereka. Misalnya, Enola, salah satu band pendatang yang baru aja merilis demo,’’ tutur Ega.

Energi dari para penonton di area venue makin memanas. Keseruan kian memuncak begitu Nothing muncul dan bersiap tampil di atas panggung untuk memanjakan crowd.

’’Aku ke sini karena pengin nonton Nothing dan Cotswold. Awalnya, aku bisa suka dan tahu tentang band ini karena banyak teman yang memperkenalkanku sama band ini dan perlahan aku mulai coba dengerin musiknya. Eh, ternyata enak dan cocok sama selera musikku. Senang banget rasanya begitu tahu Nothing mau ngadain Asian tour dan tampil di Surabaya,’’ ungkap Indra Gumelar, salah seorang pengunjung asal Surabaya.

Salah satu penonton dalam acara Nothing Live In Surabaya melakukan aksi crowdsurf saat lagu utama dibawakan (Foto : Jefri/Zetizen Team) 

Sebelum tampil, seluruh personel Nothing memperkenalkan diri ke panggung. Mulai Doyle Martin, Dominic Palermo, Kyle Kimball, sampai Aaron Heard. Mereka memberi para penonton kesempatan berfoto bersama dan berbincang.

Uniknya, Dominic, sang pemrakarsa terbentuknya band tersebut, cukup lancar berbahasa Indonesia. ’’Terima kasih!’’ ucap Dominic, lantas tersenyum.

Dominic Palermo saat mengguncangkan Surabaya dengan album terbarunya (Foto : Jefri/Zetizen Team)

’’Untuk tur kali ini, kami cukup terkesan dan senang bisa berkunjung ke Indonesia. Aku berharap bisa datang lagi ke sini karena melihat Indonesia sebagai salah satu tempat yang indah dengan orang-orangnya yang ramah,’’ kata Dominic.

Dia juga menceritakan makna album terbaru yang berisi dinamika kehidupannya begitu ditinggal mendiang sang ayah. Beberapa lagu yang dibawakan sukses membius penonton dengan lirik-liriknya yang emosional dan alunan musik yang menggetarkan. Sebut aja You Wind Me Up, Zero Day, dan Blue Line Baby. Pecah!

Nothing bakal melanjutkan Asian tour-nya di Indonesia dengan mengunjungi Jogjakarta dan Jakarta. Well, sampai bertemu lagi di konser selanjutnya!

 

Reporter - Nadya Christian L.

Editor - Melisa Nirmaladewi

Fotografer -  Jefri

Share
RELATED ARTICLES
Create Your Own Article!