zetizen.com – Saat ini, banyak banget produk skincare yang digunakan buat mengatasi wajah kusam dan memberikan efek brightening. Di dalam produk-produk skincare yang di-klaim dapat mencerahkan kulit, ternyata terdapat kandungan asam atau acid yang berperan mengupas sel kulit mati sehingga permukaan kulit tampak lebih cerah. For your information, asam tersebut adalah AHA, BHA, dan PHA. Walaupun sama-sama mengandung asam, ternyata mereka memiliki fungsi yang berbeda, loh! Penasaran?

AHA Si Anti Kulit Kering

(foto:Pinterest)

Alpha Hydroxy Acids atau biasa kita kenal AHA adalah kandungan asam yang cocok untuk pemilik kulit kering karena sifatnya yang bekerja pada lapisan kulit terluar. AHA berfungsi untuk mengupas sel kulit mati, memperbaiki tekstur kulit, dan membantu mempercepat regenerasi. Selain itu, kalau kamu menggunakannya dengan rutin, AHA akan memberikan efek melembabkan kulit karena bakal menambah kadar air di dalam kulit. Jadi, kerutan halus juga akan memudar.

Kalau deskripsi skincare-mu terdapat Glycolic Acid, Lactic Acid, atau Malic Acid, dapat dipastikan produk tersebut mengandung AHA. Tapi sayangnya, AHA akan susah untuk menembus lapisan minyak di dalam pori-pori karena teksturnya yang mudah larut dalam air. Buat kamu yang sering terkena paparan sinar matahari juga harus lebih hati-hati. Memakai skincare dengan kandungan AHA bakal membuat kulitmu lebih sensitif terhadap cahaya. So, jangan lupa juga pakai sunscreen, ya!


Mengontrol Kadar Minyak dengan BHA

(foto:Pinterest)

Buat pemilik kulit berminyak, Beta Hydroxy Acid atau BHA adalah kandungan asam yang sesuai dengan jenis kulitmu. Berbeda dengan AHA, BHA justru mampu masuk kedalam pori-pori dan bantu untuk membersihkan minyak menyumbat dan pastinya bakal mengurangi komedo. Beberapa masalah jerawat juga bisa reda karena BHA juga punya efek meredakan peradangan dan mengurangi kemerah-merahan yang disebabkan acne prone. Sebagai exfoliator, BHA juga mampu mengangkat kulit mati.

Walaupun BHA membersihkan minyak, tapi minyak alami dalam kulit bakal tetep aman karena mengandung salicylic acid. Selain itu, BHA juga nggak akan mempengaruhi sensitivitas kulitmu terhadap cahaya.


PHA untuk Kulit Sensitif

(foto:Pinterest)

Pemilik kulit sensitif memang harus lebih ekstra dalam memilih produk skincare. PHA atau Polyhydroxic Acids bakal bekerja lebih baik jika dibandingan dengan AHA dan BHA. Meski PHA mirip dengan AHA, molekul yang dimiliki oleh PHA jauh lebih besar. PHA punya sifat anti iritasi dan berguna untuk menghidrasi kulit. Buat kulit sensitif nggak perlu worry lagi! PHA tidak akan masuk sedalam AHA, jadi efeknya bakal lebih ringan.

Cukup mudah kok, untuk mengetahui kandungan apa yang terdapat dalam produk skincare pilihanmu. Beberapa produk akan secara terang-terangan menyebutkan bahkan sampai ke berapa persen kandungannya. Tentunya ini makin memudahkan kita buat nggak salah dalam memilih produk yang sesuai dengan keadaan kulit kita. Fungsi chemical exfoliant pada acid ini juga bakal mengelupas kulit lapisan luar(epidermis) dan keratolitik dan bakal membuat tekstur kulit lebih halus kalau dipakai secara rutin. Tapi ingat, nggak semua jenis kulit akan menerima efek yang sama. So, pastiin kamu udah mengerti jenis kulitmu dulu supaya nggak sampai terjadi iritasi.

Editor: Kevin Christian


Share
RELATED ARTICLES
Create Your Own Article!