Zetizen.Com--Dunia sepak bola Indonesia mendapatkan angin segar, setelah nekat mengajukan proposal untuk menjadi Tuan Rumah FIFA World Cup, finally Indonesia berhasil menjadi tuan rumah Piala Dunia tahun 2021. 

As we know, Piala Dunia U-20 adalah ajang sepak bola yang dilaksanakan FIFA dalam jangka waktu dua tahunan. Tepatnya akan berlangsung pada 20 Mei sampai 11 Juni 2021. Kepastian Indonesia terpilih menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021 ini resmi diumumkan setelah FIFA menggelar general meeting di Shanghai, Cina pada hari Kamis (24/10).

Indonesia kali ini berhasil menumbangkan dua kompetitor dari negara Peru dan Brasil. Diwakili oleh Sekretaris Jendral PSSI, Ratu Tisha memberikan presentasi di depan FIFA dan para undangan.

Nah, kira-kira apa aja sih kekuatan Indonesia hingga berhasil jadi tuan rumah? Cari tahu yuk!

 

Video Pemikat Harus Direalisasikan

Akun official twitter Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia resmi meluncurkan logo FIFA U-20 World Cup disertai ucapan syukur. (foto:www.twitter.com)

Melalui presentasi tersebut, PSSI memikat dan menampilkan keunggulan Indonesia melalui sebuah video singkat yang berdurasi 5 menit dan ditampilkan pada akun Youtube PSSI. Yang bisa diakses disini https://www.youtube.com/watch?v=HNHhl_gSsRE

Dalam videonya, PSSI menyajikan visual budaya keindahan alam Indonesia, supporter sepak bola di Indonesia serta menampilkan calon-calon daerah di Indonesia yang siap menggar Piala Dunia U-20 2021. Artinya, Indonesia harus mampu menyiapkan seluruh lini. Nggak cuma ditampilkan keindahannya, tapi juga secara nyata. Malu, dong kalau di video menyajikan indahnya Indonesia tapi masih banyak sampah. Atau supporter tim yang sportif, tapi nyatanya sering bertindak anarkis. 


Siapkan Stadion Terbaik

Tampilan Stadion Gelora Bung Karno (foto:jakarta-tourism.go.id)

Menurut regulasi yang dikeluarkan oleh FIFA terkait dengan stadion, maka saat ini hanya ada beberapa stadion di Indonesia yang memenuhi syarat dari segi kapasitas stadion dan single seat. Misalnya, 40.000 penonton (35.000 single seat) untuk fase grup hingga perempatfinal. 60.000 penonton untuk semifinal dan perebutan tempat ketiga, dan 80.000 penonton untuk opening ceremony dan final. 

Stadion-stadion itu diantaranya adalah Stadion Utama Gelora Bung Karno, Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Stadion Gelora Bandung Lautan Api, dan Stadion Manahan. Artinya, Indonesia harus segera menyiapkan stadion terbaik. Atau at least, choose one. 


Review Regulasi Program

Menteri Pemuda dan Olahraga pada kabinet baru ini dipegang oleh Zainudin Amali (foto:www.instagram.com)

Menteri Pemuda dan Olahraga yang baru saja dilantik oleh Presiden Joko Widodo memperingatkan kepada Menpora baru untuk memperhatikan soal sepak bola Indonesia.

Strategi yang dilakukan oleh Zainudin Amali untuk awal ini adalah mereview seperti apa yang sudah dilakukan, regulasi program serta memulai untuk berkoordinasi dan  berbicara dengan stakeholder, masyarakat sepak bola organisasinya artinya akan menjaring aspirasi terlebih dahulu untuk menguatkan formula. Semangat Pak Zainudin! 


Perkuat Skuat Timnas U-19

Bagas Bagus usai pertandingan di Sidoarjo (foto:www.instagram.com)

Piala Dunia U-20 2021 yang akan digelar di Indonesia bisa jadi panggung bagi para pemain yang kini membela Timnas Indonesia U-19. Rata-rata usia para pemain arahan Fakhri Husaini saat ini baru 17 tahun. Dua tahun ke depan mereka baru menginjak 19 Tahun.

Ada si kembar Amiruddin Bagas Kaffa dan Amiruddin Bagus Kahfi yang merupakan pemain kelahiran 2002. Timnas Indonesia U-19 saat ini sedang menjalani masa persiapan untuk bertanding di kualifikasi Piala Asia U-19 2020. Indonesia sendiri menjadi salah satu tuan rumah gelaran kualifikasi Piala Asia U-19 2020 pada 6-10 November 2019. Nah, kalau sudah dapat panggung, berarti tim U-19 harus mati-matikan menyiapkan diri. Semangat! 


Share
Create Your Own Article!