Beberapa waktu lalu, Presiden Joko Widodo baru aja mengumumkan para Menteri yang bakal bertugas untuk membantu Presiden dalam memajukan Indonesia. Walaupun daftar kementerian yang ada di Indonesia udah banyak dan mencakup semua bidang, tetap aja beberapa kementerian dibawah ini harusnya masuk pertimbangan. Karena beberapa kementerian ini pastinya mewakili hati para Zetizen.

Kementerian Komunikasi Jarak Jauh

(foto:Pinterest)

Calling all sobat LDR! Walaupun banyak yang berhasil, nggak jarang juga kok yang gagal ngelewatin masa-masa LDR. Nah, kementerian ini harusnya udah harus mulai ada di Indonesia untuk memfasilitasi pejuang LDR supaya makin intens komunikasinya, jadi nggak ada tuh alasan tiba-tiba ngilang. Misalnya, bikin provider khusus buat pejuang LDR. Karena video call tiap hari itu nggak murah (huhu).  Atau fitur blokir otomatis nomor yang terindikasi modusin pacar, dijamin hubungan aman dan tenteram.


Kementerian Hubungan dan Keyakinan

(foto:Pinterest)

Long distance religionship sesungguhnya dianggap sebagai LDR yang paling jauh. Kementerian ini harusnya ada untuk menenteramkan hati pasangan beda keyakinan. Kebayakan pasangan beda keyakinan ini kurang aware sama masa depan. Di pikirannya cuma “Yang Penting Yakin”, padahal ujung-ujungnya sayang mau ninggalin karena udah terlanjur sayang. Dengan adanya kementerian ini, semoga negara memberikan penyuluhan tentang langkah pertama yang harus dilakukan saat gebetan ternyata beda keyakinan. Iya, akunya yakin tapi dia enggak.


Kementerian Perencanaan Masa Depan

(foto:Pinterest)

Jangankan mikirin masa depan mau seperti apa. Mikir besok mau makan apa aja bingung! Kebingungan generasi Z tentang rencana masa depan yang cerah, harusnya jadi peluang buat kementerian ini untuk melakukan manuver supaya negara nggak kehilangan sumber daya yang unggul. Kalau masa depan kita aja nggak jelas, mau jadi apa masa depan negara kita nanti #tsaa. Tapi yang jelas, kamu tetap akan jadi masa depanku kok!


Kementerian Pariwisata Murah Meriah

(foto:Pinterest)

Kalau ada yang murah, kenapa harus mahal? Sebenernya banyak banget kok tempat wisata murah meriah yang layak buat dikunjungi. Tapi, mungkin cuma kurang ter-expose aja. Kami para sobat misqueen juga butuh traveling, by the way. So, dengan adanya kementerian ini semoga kita nggak cuma bisa nongkrong di teras dengan ditemani segelas kopi sambil liat senja lagi, ya. Amin paling serius!


Kementerian Pertahanan Hati dan Perasaan

(foto:Pinterest)

Emang susah ya kalau udah buat benteng tinggi-tinggi tapi runtuh seketika saat mantan bilang “Hai, kangen nih”. Ini nih yang harusnya udah masuk pasal perbuatan tidak menyenangkan. Yaiyalah, kalau didatengin cuma lagi kesepian, siapa yang senang coba. Jadi tolong dong pemerintah, kementerian ini harusnya bisa menindak mereka-mereka yang cuma singgah dan ujung-ujungnya bikin ambyar. Dengan adanya kementerian ini, at lease kita jadi tau pertahanan apa yang harus dilakukan supaya nggak jatuh ke lubang yang sama.


Kementerian Anti Sosial

(foto:Pinterest)

Kadang jadi anti sosial alias ansos itu ada benernya juga. Kita jadi banyak menghindari obrolan-obrolan nggak penting dan cuma buang-buang waktu aja. Kementerian Anti Sosial mungkin bakal diisi sama orang-orang yang cenderung kreatif dan bijak. Nah, dengan terbentuknya kementerian ini, pasti bakal memusnahkan komunitas-komunitas nggak berfaedah apalagi yang isinya cuma gibah semata. Dengan kementerian ini, mungkin penyebaran hoax juga bakal berkurang karena bakal mendidik masyarakat buat nggak peduli sama hal yang sama sekali nggak menguntungkan buat diri sendiri.


Kementerian Keuangan Akhir Bulan

(foto:Pinterest)

Kementerian ini yang cocok buat tim hedon di awal tapi pertengahan bulan udah makan mie instan. Emang, kesenangan duniawi membutakan segalanya. Apalagi hobi nongkrong sana sini udah jadi kebutuhan. Sepertinya negara ini harus memberikan solusi keuangan akhir bulan yang selalu seret. Misal dengan ngasih himbauan puasa berjamaah biar laparmu tetap menjadi berkah. Bisa juga dengan kasih giliran tiap kota  untuk punya personal financial advisor agar dapat ilmu mengatur keuangan langsung dari ahlinya.


Kementerian Hukum Makan Gorengan 2 Bayar Cuma 1

(foto:Pinterest)

Nah, ini nih yang bikin penjual gorengan bangkrut. Kebiasaan beli 2 bayar 1 emang udah mendarah daging. Sepertinya, masyarakat terutama anak sekolah harus diedukasi bahwa itu salah satu bentuk korupsi kecil yang bisa merugikan bangsa dan negara. Bayangin aja kalau seluruh pedagang gorengan bangkrut gara-gara peristiwa ini. Kesejahteraan rakyat Indonesia tentunya akan semakin menurun. Jadi negara harus segera membentuk dan merumuskan undang-undang tentang hal ini. Jangan sampai pisang goreng dan bakwan punah!


Kementerian Pemberdayaan Teman Kaya

(foto:Pinterest)

Punya temen kaya emang hoki-hokian. Kadang ada yang bisa diandelin buat ngutang, kadang ada yang susah banget ngeluarin uang. Nah, sebenernya semuanya tuh ada triknya, guys. Inget, ya, ini bukan memanfaatkan, tapi memberdayakan. Jadi, jangan sia-siakan kesempatan. Misal, udah awal bulan tapi belum dapet kiriman? Nah, temen kaya ini yang bakal membantumu untuk tetap hidup. Kalau nggak bisa pinjam duit, paling enggak cari cara numpang makan di rumahnya. Trik-trik seperti ini harusnya diinformasikan ke khalayak supaya kesejahteraan itu adil dan merata. 


Kementerian Kesehatan Mental

(foto:Pinterest)

Bicara serius, kesehatan mental harusnya jadi persoalan yang penting untuk dibahas. Apalagi sekarang nggak banyak orang tau kalau sakit mental itu nggak sama dengan gila. Seharusnya kasus ini diurus oleh sebuah Lembaga yang ahli dan khusus. Penyuluhan tentang bahaya meremehkan mental illness juga harus semakin diperluas supaya jangan lagi ada korban.

(fik)


Share
Create Your Own Article!