Zetizen.com - 13 Desember diperingati sebagai Hari Disabilitas Internasional. Tujuannya adalah sebagai bentuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya meninggalkan diskriminasi kepada penyandang disabilitas Karena sebagai seorang manusia seutuhnya, mereka juga punya hak-hak yang sama dengan kita dalam hal apapun terutama pendidikan. Kesadaran akan kesetaraan pendidikan ini menggugah beberapa kampus di Indonesia untuk membuka jalur khusus penyandang disabilitas loh. Seperti beberapa Universitas di bawah ini!

 

Universitas Brawijaya

(foto:Prasetya UB)

Salah satu Universitas dengan peminat yang tinggi ini sering jadi sasaran calon mahasiswa dari berbagai penjuru nusantara. Apalagi UB punya banyak jalur masuk selain SNMPTN dan SBMPTN. Salah satu yang paling nyentrik adalah Seleksi Penerimaan Mahasiswa penyandang Disabilitas (SMPD). For your information, UB adalah Universitas pertama di Indonesia yang membuka jalur masuk khusus disabilitas ini loh. Pertama kali dilaksanakan pada tahun ajaran 2012/2013 dengan menampung 20 kursi di berbagai jurusan, sampai saat ini Universitas di kota dingin ini masih terus menjaring mahasiswa difabel yang memiliki potensi akademik.

Persyaratanya cukup mudah dan sama dengan jalur reguler lainnya. Cuma, calon mahasiswa di haruskan mampu menggunakan komputer dengan atau tanpa alat bantu karena calon mahasiswa akan melakukan serangkaian tes berbasis CBT. Untuk info lebih lengkap, kamu bisa kunjungi disini


Universitas Negeri Surabaya

(foto:jawapos.com)

2019 jadi tahun awal Universitas Negeri Surabaya (UNESA) membuka jalur mandiri khusus penyandang disabilitas. Dibukanya jalur ini sebagai bentuk agar penyandang disabilitas tetap bisa melanjutkan pendidikan tinggi tanpa harus terhalang kebutuhan khusus. Sistem penerimaannya sendiri masih sama dengan jalur mandiri sebelumnya.

Hal yang berbeda adalah, calon mahasiswa yang sedang mengikuti tes bakal mendapat dua pendamping. Pertama pendamping pribadi dan pendamping yang disediakan pihak kampus. Pendamping ini tujuannya untuk membantu segala hal selama pelaksanaan ujian. Selain itu, UNESA juga punya beasiswa khusus untuk mahasiswa disabilitas loh. Jadi semua akan punya hak pendidikan yang sama dan tanpa ada diskriminasi lagi. Pengin tau lebih lanjut? Cek dulu disini


Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga

(foto:Edu Post)

Salah satu Universitas Islam di Yogyakarta ini, masuk jadi salah satu Universitas yang ramah penyandang disabilitas yang dikenal dengan Admisi Khusus Difabel. Walaupun jalur ini bukanlah jalur khusus, tapi penyandang disabilitas akan lebih di istimewakan dengan program ini. Dengan mengikuti Admisi Khusus Difabel, calon mahasiswa bakal diberikan keringanan seperti jumlah soal, jenis soal dan waktu pelaksanaan saat ujian yang akan lebih lama.

Selain itu, UIN Sunan Kalijaga juga akan memberikan akomodasi dan akses lainnya jika penyandang disabilitas jika diperlukan. Tapi, mahasiswa disabilitas harus dengan teliti memilih program studi karena beberapa prodi mengharuskan calon mahasiswanya memiliki kemampuan tertentu. Nah, kalau masih bingung, UIN Sunan Kalijaga juga menyediakan pendampingan buat konsultasi masalah prodi apa yang mau di ambil. Yuk intip dulu disini


Politeknik Negeri Jakarta

(foto:Manajemen Pemasaran WNBK)

Politeknik ini juga nggak mau ketinggalan untuk memberikan akses pendidikan kepada calon mahasiswa disabilitas. Progam Warga Negara Berkebutuhan Khusus (WNBK) ini membuka kesempatan bagi mahasiswa disabilitas dengan program manajemen pemasaran. PNJ juga jadi satu-satunya politeknik yang membuka program khusus ini loh. Berbeda dengan Universitas lainnya, untuk mengikuti program ini wawancara nggak hanya dilakukan oleh calon mahasiswa aja, tapi juga oleh orang tua mahasiswa disabilitas. Selain itu melampirkan catatan medis dan penilaian guru dari sekolah juga wajib dilakukan. Tujuannya untuk menyesuaikan kebutuhan apa yang nantinya akan dibutuhkan mahasiswa disabilitas. Masih bingun? Cek disini


Share
Create Your Own Article!