Zetizen.com - Tahun lalu es kopi mulai dikenal lewat kedai-kedai yang menjual dengan sistem takeaway. Tahun ini kamu bisa menikmati kopi beragam rasa sambil nongkrong di tempat estetis. Menurut Global Lead for Food and Beverage Euromonitor International Michael Schaefer, tahun ini menjadi puncak ekspansi kopi di banyak negara. ’’Indonesia memimpin dengan permintaannya yang terus meningkat,’’ ujarnya pada Reuters.

 

(source: koreabizwire)

 

Kalau termasuk salah seorang pencinta ngopi, kamu pasti paham banget dengan istilah nongkrong sambil ngopi. Yap, kebiasaan itu mulai digandrungi kalangan milenial. Gaya hidup yang satu itu nggak cuma bikin pelaku bisnis mau terjun di bidang perkopian, tapi juga menciptakan gaya baru untuk menikmati kopi. ’’Pebisnis kedai kopi melihat kebiasaan tersebut sebagai peluang bisnis sekaligus mendorong industri kopi Indonesia. Harganya yang tergolong murah mampu menjangkau kalangan menengah,’’ kata Geldy Indrapradana, owner Foresthree Coffee Kertajaya, Surabaya.

 

Pendapat yang sama disampaikan Rendy Rahadyan, CEO Pesenkopi. Menurut dia, konsep takeaway merupakan hal baru. ’’Dengan mengusung konsep takeaway, kedai kopi kekinian berlomba-lomba membuat kopi yang enak untuk dibawa ke mana saja,’’ tuturnya. Jadi, nggak kaget kalau akhir-akhir ini kamu selalu mendapati orang-orang yang jalan dengan membawa gelas kopi di tangannya.

(source: Canva)

 

Selain gaya hidup, kamu sadar nggak sih bahwa Indonesia merupakan negara penghasil biji kopi terbesar keempat di dunia? Yap, selain Brasil, Vietnam, dan Kolombia, tiap tahun Indonesia memproduksi lebih dari 600 ribu ton biji kopi. Artinya, Indonesia menghasilkan 8 persen dari produksi kopi dunia. Kondisi itu pun memengaruhi budaya minum kopi. Menurut Patria, owner Okui Kopi, budaya minum kopi yang udah mendarah daging didukung aksesibilitas internet yang makin mudah. ’’Sehingga proses influence dari satu orang ke orang lain berjalan begitu masif. Kedai kopi pun makin lama makin menjamur,’’ jelasnya.

 

(source: sweedbrand)

Budaya dan kebiasaan minum kopi didorong inovasi rasa dan topping sehingga vibe kedai kopi makin terasa. Misalnya, menambah varian seperti boba atau cream cheese. ’’Akan banyak muncul varian dan konsep baru di kalangan kedai kopi kekinian. Contohnya saja, kopi susu yang dimodifikasi dengan beragam topping. Tahun depan muncul konsep-konsep baru seperti campuran buah dengan espreso,’’ ungkap Geldy.

Di sisi lain, visual kedai kopi untuk tempat nongkrong juga mulai diperhitungkan. ’’Kedai kopi dengan konsep kuat dan uniqueness bakal menentukan siapa yang bertahan. Konsep eco-friendly mungkin akan naik daun,’’ tutur Patria. So, if problems comes, dont worry. Coffee will help!

Share
Create Your Own Article!