Indonesian Spartans terbentuk sejak 15 November 2015 di Jakarta. Komunitas tersebut merupakan inisiatif beberapa orang sebelum ikut di Spartan Race Singapore pada November 2015. ’’Agar lebih terarah dan serius berlatih, dibuatlah komunitas Indonesian Spartans ini,” ujar Rachmat Rukmantara, salah seorang coach di komunitas itu.

Lambat laun, Indonesia Spartans berkembang semakin besar. Saat ini jumlah anggotanya 150 orang. Mereka memiliki usia dan latar belakang berbeda. Hal tersebut terjadi karena memang nggak ada persyaratan khusus buat siapa pun yang pengin bergabung. Namun, calon anggota harus mengikuti program inisiasi dulu untuk melihat level kebugaran dan kekuatan agar tidak terlalu ketinggalan dari anggota lainnya saat berlatih.

’’Sementara ini, kami hanya ada di Jakarta. Jadi, lebih ditujukan kepada yang berdomisili di Jakarta dan sekitarnya saja karena tujuan kami adalah berlatih bersama di bawah pengawasan para coach kami,” jelas Rukmantara.

Seminggu sekali Indonesian Spartans berlatih bareng-bareng. Biasanya, latihan rutin diadakan di Bulungan atau Gelora Bung Karno, Jakarta. Sementara itu, untuk trail run, hutan Universitas Indonesia di Depok atau Sentul dan Gunung Gede-Pangrango di Jawa Barat dipilih sebagai medan lari.

Sejauh ini, Indonesia Spartans sudah sering berpartisipasi dalam obstacle race. Baik di dalam maupun luar negeri. Untuk dalam negeri, Indonesia Spartans pernah mengikuti MudWarrior, Lari Lumpur, dan Tough Mudder Bali. Sementara itu, dalam ajang internasional, Asia Obstacle Course Racing 2019 di Manila, Filiphina, dan Spartan Rase World Championship 2019 di Lake Tahoe, Amerika, juga pernah mereka ikuti.

Prestasi pun ditorehkan anggota Indonesia Spartans dalam ajang SEA Games XXX 2019 di Filiphina. Atlet mereka berhasil meraih perunggu di tiga kategori yang dipertandingkan dalam cabang obstacle course racing (OCR).

’’Indonesian Spartans berencana meningkatkan kemampuan anggotanya secara wawasan, fisik, mental, dan keterampilan, khususnya dalam berlatih dan berlomba pada event obstacle course racing melalui latihan fisik yang terprogram dan lebih terarah,’’ tutur Rukmantara. Wah, sukses terus, ya!

Share
Create Your Own Article!