Zetizen.com - Buat kamu yang pengen kuliah di luar negeri, tapi nggak mau yang terlalu jauh? Brunei Darussalam bisa jadi pilihan yang cocok. Pas banget, awal tahun ini pemerintah Bunei Darussalam membuka seleksi beasiswa bertajuk Brunei Darussalam Government Scholarship atau BDGS. Lewat beasiswa ini, ada banyak fasilitas yang bisa kamu dapat seperti money stipend sejumlah 6 juta tiap bulannya. Sebelum daftar, pastikan kamu mengikuti tips berikut dari Risma Nur Baiti, mahasiswi S2 Fakulti Ushuluddin Universiti Islam Sultan Sharif Ali Brunei Darussalam. Apa aja?

Punya Motivasi Kuat

foto: ubn.edu

Motivasi adalah hal yang bikin kamu jadi semangat melakukan sesuatu. Nah, sama kayak daftar beasiswa. "Modal utama tetaplah motivasi yang kuat. Disamping itu, kamu harus punya keyakinan terhadap diri sendiri kalo kamu bakal lolos," ujarnya. Brunei punya kultur yang nggak jauh berbeda dengan Indonesia. Jadi, kamu nggak perlu takut beradaptasi dengan lingkungan di negara tersebut. Kondisi ini bisa jadi salah satu motivasi buat kamu.

Tentukan Pilihan Jurusan dan Universitas

Sebelum kamu daftar, pastikan juga kamu udah tau mau daftar kemana dan ngambil apa. Jangan asal comot. "Tentukan perguruan tinggi yang kamu inginkan dan cari tahu semua hal tentang perguruan tinggi itu. Nggak lupa nih, kamu juga wajib kepoin soal mata kuliah dan program studinya. Disini, kamu bisa memilhi bahsa pengantar selama kuliah. Jadi, nggak ada salahnya untuk memahami jurusan dan bahasa pengantar apa yang bakal kamu ambil," tutur Risma.

Kelengkapan Berkas

foto: ubn.edu

“Lengkapi persyaratannya, mulai dari mengisi formulir, buat Applicant’s Statement of Purpose kamu semenarik mungkin, minta references  ke orang yang berpengaruh. Dan jangan lupa form to be completed by the nominating government  dan official declaration.” ungkap Risma. Nah, reference ini berisi nama, kontak, dan email dari dua orang yang punya jabatan atau berpengaruh untuk merekomendasikan kamu sebagai awardee. Terus, form kamu ketik dan bawa ke Kemendikbud atau Dinas Pendidikan wilayah tempat tinggal asal.

Bukti Fisik Prestasi Bisa Bikin Lolos

"Selanjutnya, kamu bisa mulai siapkan sertifikat-sertifikat dan penghargaan. Mulai dari Toefl atau piagam lomba. Data fisik keunggulan yang kamu miliki, akan membantu proses penyeleksian. Dan kemungkinan bisa lolos," ungkap Risma. Ada beberapa tahap yang bakal kamu lalui. Salah satunya adalah wawancara. Pada tahap ini, tim panitia BGSD mempersilakan kita untuk memperkenalkan diri terlebih dulu. Kamu bisa mendapat nilai plus dalam wawancara kalau bercerita tentang visi, hobi, dan kebiasaan yang membuatmu diterima. Nah, biasanya bahasa yang dipakai adalah bahasa pengantar kuliah yang kita tuju. Setelah itu, kamu juga diminta untuk baca Alquran

On Time

Ini yang terakhir. Jangan sampai mengirim berkas mendekati atau melewati batas akhir pendaftaran. "Karena di hari-hari akhir pendafaran, volume pendaftar aka sangat padat. Ini yang bakal bikin system eror. Dan yang paling ditakutkan, formulis dan berkas kamu nggak bisa diterima. Jadi siapkan dengan baik dan kirim secepatnya," tutup Risma.

Risma Nur Baiti (kanan) ketika menghadiri wisuda salah satu dekan.
Share
Create Your Own Article!