zetizen.com- Adakah di antara kalian yang menjadi penikmat musik idol group? Biasanya, idol group identik dengan jumlah member yang banyak dan penampilan imut untuk memanjakan penonton. Lagu-lagunya juga menggemaskan. Yap, seperti itulah gambaran idol group dari Negeri Sakura. Tapi, pernah nggak sih membayangkan bagaimana jadinya kalau idol group 3D disulap menjadi 2D? (c20/mel)

Idol bergenre anime memiliki tempat tersendiri di hati para penggemarnya. Berdasar sejarah perkembangannya, anime bergenre idol muncul sejak 1982 loh! Yakni, diawali dengan series Macross Frontier yang disusul Magical Emi dan Pastel Yumi pada 1986. Anime-anime ini tidak hanya menyajikan visual yang memanjakan, tetapi juga memfokuskan pada unsur idol dan permainan musik sebagai poin utama.

Kesuksesan anime genre idol berada di puncak ketika Love Live! School Idol Project (2013) dan The iDOLMA@STER (2011). Bahkan, euforia dari anime ini masih terasa hingga sekarang. Itu terbukti dengan tiket konser The iDOLMA@STERCINDERELLA GIRLS 7TH Live Tour di Kyocera Dome, Osaka, 15 Februari 2020, yang terjual habis. Gokil! Eits, euforia dari anime genre idol nggak berhenti di situ aja loh. Ada anime baru yang cukup mengguncang jagat anime dengan konsepnya yang terbilang unik.

Dengan mengusung konsep anime lintas batas, episode pertama 22/7 resmi rilis pada 11 Januari 2020. 22/7 atau Nanabun no Nijuni merupakan grup idol virtual yang telah dibentuk pada 2017 oleh Yasushi Akimoto, produser AKB0048. Setelah AKB0048 sukses dibawa ke dunia anime pada 2012, anime 22/7 digadang akan menjadi idol genre anime yang akan mengulang kesuksesan anime idol pendahulunya. ’’Dalam penggarapannya, kami mengget beberapa desainer untuk merancang karakter tiap member,’’ tutur Akimoto seperti dilansir dari situs resmi 227anime. Beberapa di antaranya adalah Hirokazu Koyama (Fate/Grand Order), Yukiko Hiroguchi (Tamako Market), dan Tometa Ohara (Girlfriend BETA).

Resmi rilis pada 11 Januari 2020 kemarin (sumber: 227anime)

22/7 telah merilis empat lagu dan dua single terbarunya, Muzui dan Sora No Emerald, sebagai opening dan ending theme. Ceritanya bermula dari salah seorang gadis bernama Miu Takigawa yang menerima surat misterius dari agensi bakat GIP. Dari situlah dia dipertemukan dengan tujuh gadis lain untuk memulai perjalanan karir mereka sebagai idol group. ’’Sangat bersemangat atas rilisnya anime kami dan terima kasih atas dukungannya hingga kami berhasil menjadi trending anime di Jepang menduduki peringkat keenam!’’ tulis Sally Amaki, salah seorang anggota 22/7 sekaligus seiyuu dari karakter Fujima Sakura di Twitter pribadinya, @sally_amaki. Jangan lupa dimasukkin ke watch list anime kamu ya!

Share
Create Your Own Article!