Zetizen.jawapos.com - Life is so much easier when we share happiness. Quote itu diterapkan oleh  volunteers di Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI). Punya kantor di kawasan Karang Menjangan, Surabaya, YKAKI ini juga udah ada banyak banget cabang di daerah lain loh. Let's meet Rizky Dewi Qori’ayuni yang jadi relawan YKAKI Surabaya sejak semester 4. Gimana sih serunya jadi volunteer dan apa aja kegiatannya. Let's check this out!

Berawal dari Kepedulian

(foto:ykak.org)

YKAKI sendiri berdiri karena kepedulian orang-orang yang punya penyakit kanker. Jadi ada salah satu orang tua pasien anak pengidap kanker di Jakarta. Nah, mereka membentuk suatu komunitas dari orangtua pasien. Terus dari kepedulian mereka terbentuk yayasan ini. Nah, yayasan ini pertama kali terbentuk di Jakarta oleh Ira Soelistyo “Kalau di Surabaya sendiri ada bu Anisa sebagai kepala cabang. Muncul relawan itu pertama kira-kira tahun 2014,” ucap Devi. 


Happiness Project


Volunteers ingin teman-teman penderita kanker lebih bahagia dan semangat untuk sembuh. Dengan semangat itu, banyak kegiatan yang dilakukan. “Nah dari situ kita mencoba membuat mereka happy lagi. Kita kasih dia kegiatan diluar kegiatan sekolah. Yah intinya kita mencoba menghilangkan rasa sakit mereka,” lanjutnya.


Batas Usia Relawan YKAKI

(foto:YKAKI)

Hebatnya di YKAKI ini nggak ada batasan usia khusus. Siapapun yang mau gabung boleh. Meskipun dia masih duduk di bangku SMP. Selama di YKAKI, ternyata Devi jadi anggota termuda. "Nah, tapi kebanyakan relawan YKAKI itu udah kerja atau lulus kuliah. Yah, kira-kira 20 lebih kalau sekarang sih jumlah volunteer-nya," tutur Devi. So, buat kamu millenials yang mau gabung, worry no more!


Kerjasama Rumah Sakit

Ulang Tahun Angeline Virginia sekaligus kunjungan ke rumah sakit (foto:ykaki)

Bekerjasama dengan Rumah Sakit Karang Menjangan atau dr. Soetomo, YKAKI udah membantu bayak penyandang Kanker. Nah di rumah sakit ini, YKAKI lebih familiar disebut rumah kita. “Itu kaya rumah singgah sementara buat adek-adek atau keluarga pasien saat pengobatan,” lanjut Devi.


Menumbuhkan Kepekaan

Makan ta'jil bareng YKAKI (foto:YKAKI)

Berangkat pada diri masing-masing, kepekaan sosial ada karena dorongan dari lingkungan. Nah, YKAKI juga melakukan sosialisasi dan promosi tentang seberapa penting kegiatan tersebut. “Lewat YKAKI aku jadi tahu banyak hal dan punya kepekaan sosial lebih. Bisa jadi refleksi diri dan tahu kalau orang-orang juga butuh sama kita dan sebaliknya. Tapi, menurut aku semakin tahun semakin banyak anak muda yang berjiwa sosial tinggi karena banyak yang mendaftar dan ikut berkontrobusi,” tuturnya.

Oh iya, buat kamu yang masih kepo soal YKAKI ini, bulan Februari bakal ada acara Berani Gundul di Lenmarc. So, kalo masih pengen tau lebih lanjut, hubungi YKAKI langsung ya! 

.

Editor: Rafika Yahya


Share
Create Your Own Article!