foto: gamebrott

 

Zetizen.jawapos.com - Virus corona mempengaruhi banyak hal. Nggak cuma bikin jutaan warga Wuhan dan kota sekitarnya mengungsi, tapi ternyata juga berpengaruh pada game PUBG Mobile versi Tiongkok, Game For Peace. Setelah munculnya virus korona, warga China sendiri memang dihimbau buat diam di rumah. Nah, ini yang bikin sebagian besar orang memilih buat main game. FYI, menurut App Annie, Game for Peace merupakan game mobile terbesar ke-5 di China. Jadi nggak aneh kalau warga China yang terpaksa berdiam diri dirumah bakal main game PUBG secara masal.

Tencent Game, salah satu developer game dapat keuntungan besar. Dilansir dari abacus news berkat virus corona, game PUBG versi Tiongkok ini dapat jumlah pemain yang sangat banyak. Bahkan total pemain yang sedang online 3 kali lipat dari biasanya. Wih untung banyak dong? Yap, pihak Tencent juga mengaku kalau mereka dapat keuntungan yang sepadan nih.

foto: businessinsider

Namun, masalah baru muncul. Gara-gara banyak pemain yang main game ini, server PUBG Tiongkok ngalamin masalah dan pemain nggak bisa log in. Para pemain pun melaporkan hal tersebut. Dan muncul hashtag di Weibo, salah satu media sosial di Tiongkok. Tagar ini pun jadi viral dan dibikin sama 160 juta pengguna akun Weibo.

Seakan bergerak cepat, pihak Tencent Games langsung menangani hal tersebut. Dengan memberi akses langsung kepada seluruh pemain PUBG mobile di Tiongkok agar bisa tetap bermain meskipun ada lonjakan pemain.

“Antusiasme para pemain for Peace nampaknya terlalu besar sehingga muncul beberapa masalah kecil” unggah Tencent dalam akun Weibo mereka. Untuk mengkompensasi para peminnya, Tencent juga ngebagiin beberapa hadiah seperti ‘Crazy Rabbit Pajamas’.

Nah, buat kamu gamers PUBG di Indonesia sih nggak usah khawatir kalo server di Indo bakal down juga. Tapi, ini juga jadi keprihatinan. Sebab banyak world player yang asalnya dari Tiongkok! 081230305578

Share
RELATED ARTICLES
Create Your Own Article!