Sumber : scmp.com

Zetizen.jawapos.com - Sudah seminggu kita mendapat kabar kematian pemain Basket professional Amerika Serikat Koybe Bryant bersama putrinya, Gianna. Namun, hingga kini rasa kehilangan masih terus mendera fans the legend of player basket ball. Segudang prestasi yang telah diraihnya hingga mendapat gelar juara NBA seolah terus terngiang di benak para fans. Seakan prestasi bersejarah itu menjadi memori yang nggak bakal bisa terlupakan oleh para fans. Bahkan, karena begitu cintanya para fans nggak percaya dengan penyebab jatuhnya helikopter hingga mengakibatkan Kobe meninggal dunia. Ternyata jatuhnya helikopter nggak hanya karena awan tebal  yang mengaburkan cakrawala. Ada beberapa fakta yang mengakibatkan kecelakaan helikopter. Kira-kira apa aja?

Pesawat Tidak Memiliki Sistem Peringatan dan Kewaspadaan

Setelah insiden kecelakaan helikopter yang membuat Kobe meninggal dunia. NTSB (National Transportation Safety Board) melalukan penyelidikan ke lokasi reruntuhan helikopter sekaligus dengan menggunakan drone untuk menandai jalur penerbangan yang dilewati.Dilansir dari Daily Mail kemungkinan final hasil penyelidikan untuk tahu akibat dari jatuhnnya helikopter akan dikonfirm 12 sampai 18 bulan. Homendy NTSB menggambarkan kalo kecelakaan helikopter sebagai tabrakan yang berdampak energi tinggi dan tempat tabrakan sangat menghancurkan. Puing-puing helikopter yang hancur dan hangus tersebar di area seluas 600 kaki setelah tumbukan.

Nggak hanya itu, juga ditemukan sebuah iPad, ponsel, dan catatan diantara puing-puing pesawat. Then, Homendy tim penyelidik juga mengatakan, ternyata helikopter nggak punya alat sistem kewaspadaan dan peringatan medan yang bisa beri tahu pilot. Jika helikopter sedang menuju lereng bukit. Selain itu, pada tahun 2004 NTSB juga sudah merekomendasikan sistem wajib untuk helikopter yaitu enam penumpang atau lebih.

 

Pesawat Menghantam Lereng Bukit

Dilansir dari The Washington Post Helikopter Sikorsky S-76B menghantam lereng bukit dengan kecepatan tinggi. Namun, penyeledik hingga saat ini masih belum memberikan alasan yang pasti  akibat kecelakaan helikopter tersebut. Nggak hanya itu, dilansir dari JawaPos.com berdasar dari rekaman percakapan pilot dengan air traffic control (ATC) Los angeles terungkap, pilot Ara Zobyan ingin terus-menerus terbang di bawah awan agar bisa melihat daratan. Padahal saat itu cuaca memang sangat tidak bersahabat. Langit diselimuti oleh kabut dan awan yang tebal. Walau demikian, Zobyan nggak merasa panik sedikit pun dan semua terdengar normal. So, just wait and watch the real proof cause of the accident from investigator! Kobe Bryant Rest in Love.

 

 

Share
Create Your Own Article!