Zetizen.jawapos.com - Seiring dengan kabar merebaknya virus corona, banyak orang jadi waswas dan insecure. Alhasil, penjualan masker jadi laris manis. Sebelum memborong habis stok masker di apotek, apa kamu udah tahu beberapa jenis masker yang bisa digunakan sebagai Alat Pelindung Diri (APD)?

Nah, kalau menurut kemenkes RI, jenis masker berdasarkan fungsinya sih ada dua. Yang pertama masker partikel. Masker yang biasa digunakan sekali atau dua kali pakai ini, punya kemampuan menyaring udara dari partikel sebesar 0,3 micron loh. Yang kedua masker kimia. Punya fungsi buat menetralkan udara yang tercemar, masker ini biasanya dipakai petugas pemadam kebakaran gitu. Selain itu, ada apa aja sih?

Masker Kain/Buff

(foto:amazon)

Jenis masker kain atau buff dipakai buat pengendara motor. Dijual dengan berbagai motif, masker ini bisa dicucidan dipakai berkali-kali. Minusnya dari masker ini, nggak ada penyaring khusus yang bisa menghalau debu-debu dengan ukuran sangat kecil. Zat polutan yang ukurannya kecil masih bisa masuk. Selain itu, jika nyucinya nggak tepat, bakteri justru malah nempel dan bikin sakit.


Simple Mask

(foto:brilio)

Masker jenis ini juga biasa dipakai oleh para pengguna motor di jalan. Simple mask mudah dicari dan desainnya lebih sederhana. Mirip masker bedah. Jenis masker ini hanya mampu menyaring partikel besar 30% - 40%. Menggunakan simple mask harus sekali pakai. Masker ini cukup baik dalam menyaring polutan loh.


Masker Flu/Masker Bedah

(foto:healthline)

Banyak took dan apotek yang jual masker jenis ini. Dengan harga yang murah, masker ini bisa menghindarkan kamu dari polusi udara loh. Desain yang mirip simple mask, bikin kedua masker ini kadang dianggap mirip. Nah, kekurangan masker ini, adalah lapisan filter yang lebih tipis. Yah, itu semua sih karena fungsi masker ini sendiri buat menghambat penyebaran infeksi. Masker ini nggak mampu menghalau kimia, gas, atau uap. Penggunaan masker ini hanya sekali pakai dan nggak boleh terlalu lama.


Masker N95,N99,N100

(foto:alibaba)

Masker dengan kode huruf dan angka ini memiliki fungsi yang berbeda-beda. Mengutip Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika (FDA), masker N95 termasuk jenis masker yang efektif melindungi hidung dan mulut dari polusi. Pada masker ini terdapat lapisan penyaring khusus yang menghalau partikel kecil PM2.5 (Particular Matter) hingga 95%. Masker N99 lebih efektif dibanding N95. Masker jenis ini mampu menyaring polutan hingga 99%. Masker N100 lebih bagus lagi, dapat menahan partikel PM2.5 hingga 99.97%. Selain itu, penggunaan masker N100 nggak begitu praktis dipakai sehari-hari. Ketiga jenis masker ini nggak tahan terhadap polutan berbasis minyak.


Masker R95,R99,R100

(foto:quora)

Masker jenis R95, R99, dan R100 cukup tahan dengan polutan berbasis minyak. Kalau berada di lingkungan yang terdapat polutan mengandung aerosol minyak seperti kabut asap hasil pembakaran batu bara, gas alam ataupun minyak, kamu bisa menggunakan masker jenis ini. Masker R95 mampu menyaring aerosol minyak sampai 95%, masker R99 hingga 99% dan R100 sanggup menyaring partikel tersebut sebesar 99.97%. Ketiga jenis masker ini mampu bertahan dengan efektif hingga 8 jam.


Maker P95,P99,P100

(foto:bac-dall)

Masker jenis P ini sangat tahan terhadap polutan dengan kandungan minyak dan efektif menghalau partikel kecil di udara. Penggunaannya pun bisa lebih lama. Tapi, batas memakai masker P95, P99 dan P100 ini nggak boleh lebih dari 40 jam. Harga masker ini lebih mahal dibanding jenis lainnya.

Nah, gimana nih? Udah tau kan apa aja jenisnya? FYI, Sebelum pakai masker, pastikan mencuci tangan terlebih dahulu untuk menjamin kebersihan ya.




Share
Create Your Own Article!