Zetizen.jawapos.com - Kamu suka sama hal yang berbau astronomi atau luar angkasa? Bulan Februari ini bakalan jadi menyenangkan. Soalnya, beberapa fenomena alam yang langka bakal ada di bulan ini. Yap, kamu bakal disuguhi sama konstelasi alam semesta yang kece badai! Mulai dari hujan meteor di awal bulan. Hingga beberapa kojungsi planet. Apa aja sih?

Puncak Hujan Meteor Centaurid

(foto:amsmeteors)

Kalo ngebayangin soal hujan meteor, pasti kalian kebayang film Armageddon yang dirilis tahun 1998. Nah, hujan meteor yang satu ini beda loh! Kamu bisa mengamati yang satu ini tanpa membahayakan diri sendiri. Dilansir dari national geographic, kamu bisa mulai menikmati dari jam 21.47 WIB sampai menjelas fajar. Si Centaurid bakal mencapai titik kulminasi menjelang pukul 05.00 WIB.  Pada puncak hujan meteor, kamu bisa melihat 6-7 meteor per jam dengan kecepatan 58 km/s. Namun, fenomena alam ini nggak bisa dinikmati tiap hari. Kamu bisa menikmati centaruid pada 9 Februari mendatang.


Bulan Purnama

(foto:steemit)

Kalau yang satu ini, kamu pasti udah sering dengar. Bulan Purnama ini biasa disebut dengan Purnacandra. Fenomena ini terjadi karena bulan terletak di belakang bumi. Nah, sebenernya kamu bisa nikmatin bulan purnama tiap pertengahan bulan kalender lunar. Bulan ini, kamu bisa menikmatinya tanggal 9 Februari. Bakal terjadi saat matahari terbenam sampai fajar, kamu bisa melihat dengan mata telanjang.


Bulan Pada Fase Kuartal Terakhir ( Perbani Akhir)

(foto:en.es-static.us)

Kamu pasti asing sama yang satu ini. Lebih dikenal dengan nama kuarter bulan, bulan bakal tegak lurus sama garis penghubung bumi dan matahari. Nah, fase perbani bakal ngasih lihat setengah bulan yang terang gitu. Bulan ini, kamu bisa nikmatin perbani akhir. Bakal terbit tengah malam dan terbenam siang hari. Bulan ini bisa diamati pukul 23.38 WIB hingga fajar pada 16 Februari.


Konjungsi Mars dengan Bulan

(foto:science ifo news)

Ini nih, salah satu gong astronomi tahun ini. Buat para pengamat harus siap-siap melihat peristiwa yang nggak biasa ini. Bulan bakalan muncul didepan mars secara langsung. Dalam waktu yang sama, bulan dan mars mendekati bumi. Fenomnena ini bisa diamati di Amerika Utara, Amerika Tengah, bagian Utara Anerika Tengah, Kuba dan Haiti secara mata telanjang. Buat kamu yang kepo, jangan sedih. Karena di Indonesia, bisa dilihat mulai pukul 01.55 WIB hingga sekitar 05.46 WIB.


M81 Galaksi Bode

(foto:williams sea and sky)

Next, fenomena adalah soal galaksi bode. FYI, M81 galaksi bode merupakan gakalsi spiral yang berjarak sekitar 12 miliar tahun cahaya dari bumi. Karena jarak yang cukup dekat ini, menjadikan adanya fenomena alam yang bisa dilihat manusia bumi. M81 bakal berada pada titik tertinggi langit. Fenomena alam yang satu ini, bisa diamati mulai pukul 19.02 WIB pada 20 Februari. Oh iya, kamu bisa ngelihat dengan menggunakan binokular yang ada di observatorium terdekat.


Konjungsi Bulan dengan Jupiter

(foto:cdn.vox)

Berbeda dengan konjungsi Mars, kamu bakal sekalian disuguhi bulan sabit di konjungsi bulan dan Jupiter ini. Bulan sabit dan Jupiter bakal punya tinggi yang sama sehingga nampak berpasangan di ufuk timur. Namanya juga konjungsi ya. Di waktu bersamaan, bulan dan Jupiter bakal mendekati bumi. Kamu bisa lihat fenomena ini pukul 02.58 WIB pada 20 Februari. Fenomena ini bisa dilihat dengan mata telanjang.


Konjungsi Bulan dengan Venus

(foto:dpreview)

Lagi-lagi ada fenomena konjungsi planet. Akhir bulan bakal ditutup sama konjungsi bulan sama venus. Ditemenin sama bulan sabit, venus bakal terlihat mendekati bumi pada 27 Februari. Bakal jadi hiasan di langit pisces setelah matahari terbenam, kamu bisa ngelihat dengan mata telanjang. Fenomena ini dimulai pukul 18.26 WIB.


Share
Create Your Own Article!