Zetizen.jawapos.com - Alfie (Chelsea Islan) kembali dihantui dalam film Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2. Dirilis pada Kamis (29/2), film yang disutradarai oleh Timo Tjahjanto ini menghadirkan kengerian yang edukatif sekaligus sarat muatan lokal. Dibandingkan film pertamanya yang dirilis pada 2018, film ini menyuguhkan plot yang lebih rumit dengan sosok hantu yang nyata. Tapi, film ini agak membingungkan dan terasa nggak nyata karena kehadiran sebuah kelompok.

 

foto: IMDb

 

Film dibuka dengan kehadiran Dewi (Aurellie Moeremans) yang mengunjungi Gadis (Widika Sidmore) yang mengisolasi diri. Kunjungan tersebut berujung pada kematian tragis Dewi yang diiringi dengan kemunculan simbol-simbol pemujaan dan pengultusan setan, nggak jauh berbeda dari film pertama. Kemudian kita diajak utnuk mengunjungi Alfie dan Nara (Hadijah Shahab) yang kini tinggal berdua setelah kejadian yang merenggut keluarga mereka. Tiba-tiba, keduanya diculik oleh Budi (Baskara Mahendra), Leo (Arya Vasco), Kristi (Lutesha), Jenar (Shareefa Daanish) Gadis dan Martha (Karina Salim). Alfie dan Nara dbawa ke sebuah rumah Yatim yang terletak di tengah hutan.

 

foto: IMDb

 

Di tengah kebingungan Alfie, Iaa kembali dipertemukan dengan pengultusan dan persembahan untuk iblis. Budi dan yang lainnya merupakan bagian dari rumah yatim tersebut, kemudian harus terpaksa membunuh Pak Ayub(Tri Hariono). Dulu, kehidupan mereka baik-baik saja sebelum Ayub menyembah setan untuk mengembalikan nyawa Istrinya. Tapi, istrinya nggak balik, dia malah berbuat semena-mena pada anak-anak asuhannya. Kedatangan Alfie dirasa mereka mampu untuk berbuat sesuatu terhadap Ayub. Maka pengultusan dimulai di tempat mereka melakukan pembunuhan. Adegan yang dimulai di menit ke-30 ini menjadi awal dari berbagai teror yang muncul.

 

foto: IMDb

 

Timo nggak pernah gagal menghadirkan kengerian yang terkonsep. Nggak cuma sekedar memunculkan setan yang biasa kita kenal ke dalam layar dengan jump scare, tapi penonton dibikin benar-benar berteriak karena kemunculan sosok menegangkan, atau malah jadi teliti untuk menemukan hantu-hantu yang sedang 'bersembunyi'. Dalam film ini, penonton diajak untuk menyelami karakter Alfie yang berusaha mati-matian membunuh iblis lewat sosok-sosok yang imajinatif tapi tetap creepy. Misalnya, pocong yang nggak kayak pocong biasanya. Kayak gimana? Zetizen nggak bisa mendeskripsikan karena sosoknya terlalu memorable dan benar-benar creepy. Uniknya, nggak cuma dari visual, tapi Timo dengan cerdas mampu mengemas kehadiran Pocong dan cara kematian tokoh dengan relate. Jadi ketika kita mengunjungi dapur atau rumah kosong, memori langsung menghadirkan kengerian tersebut. Nggak percaya? Zetizen udah ngerasain sendiri!

 

foto: YouTube

 

Di sisi lain, film ini nggak cuma menyajikan goosebumps atau kengerian ala film horror biasanya. Tapi, ada banyak value yang jarang disentuh infustri film di Indonesia. Sebut saja sosok Baphomet yang identik kambing sebagai bagian dari pemujaan setan. Sebuah scene menghadirkan komunikasi Alfie dengan Molok, nama sosok yang dipuja dalam berbagai kegiatan pengultusan. Dialog antara keduanya nggak panjang dan nggak membosankan untuk bercerita tentang kejamnya kehidupan dan kematian yang menanti. So, aftertaste yang dihadirkan nggak cuma bikin takut ke kamar mandi sendirian, tapi juga penonton diajak berpikir sebenarnya kehidupan macam apa kita harapkan dan rencanakan?

 

foto: YouTube

 

But, film ini akan terasa membingungkan di bagian awal. Apalagi kalau kamu lupa cerita dari film sebelumnya. Untung Timo mampu mengemas cerita dengan rapi meskipun harus beberapa kali mengingat-ingat plot dan ending di film pertama.

 

9/10

Share
Create Your Own Article!