Zetizen.jawapos.com - Selamat Hari Buku Anak Sedunia! Nggak cuma jadi kisah-kisah pengantar tidur, buku anak juga selalu berhasil bikin kita lebih berani dan berjiwa besar layaknya kisah yang dibawakan. Nggak heran kalau industri film melirik buku anak untuk diangkat ke layar lebar. Apa aja? 

Pan's Labyrinth

(foto:Imdb)

Diproduseri oleh Guillermo Del Toro, film asal Meksiko dan Spanyol ini bercerita tentang seorang anak perempuan di masa Perang Dunia II yang harus pindah rumah untuk melindungi diri. Di rumah baru ini, dia bertemu dengan makhluk-makhluk baru yang nggak cuma mengancam kehidupannya, tapi juga ingin membunuh adik bayinya. Bersama makhluk baik, Ia berusaha menyelamatkan diri dan mengalahkan yang jahat.

Ceritanya mungkin klise, tapi di tangan Del Toro, Pan's Labyrinth mampu mengajarkan bahwa dengan sikap baik, kita mampu mengalahkan pengaruh buruk. Visualanyolnya epik. Apalagi kehadiran monster dengan berbagai bentuk, seperti monster tanpa mata sampai labirin dengan berbagai kengerian. Sayangnya, film ini dapat banyak kritikan karena mengubah banyak hal dari buku anak aslinya. 


Edward Scissorshand

(foto:Digital spy)

Dibintangi oleh Johnny Depp dan Winona Ryder, siapa sangka film ini diangkat dari buku cerita anak karena dianggap terlalu dark dan menakutkan? Meskipun genrenya adalah drama, tapi banyak yang memprotes film ini karena dianggap sebagai film horror-romance. Dirilis tahun 1990, film ini bercerita tentang Edward, manusia bertangan gunting.

Film ini mengajarkan tentang penerimaan masyarakat atas sesuatu yang berbeda. Disutradarai Tim Burton yang juga menyutradarai Miss Peregrine's Home for Peculiar Children (2017), film ini dapat banyak penghargaan karena mengajarkan nilai-nilai untuk berani jadi diri sendiri dan berani berbeda dari yang lain. 


Thor

(foto:Bbc)

Kamu pasti nggak nyangka kalau film Thor diangkat dari buku anak. Yap! Kalau kamu memperhatikan, film Thor menyimpan banyak detail tentang kehidupan Dewa. Nah, kisah ini diceritakan turun temurun tentang Odin, seorang dewa yang punya anak bernama Thor dan mampu mengendalikan petir.

Jauh sebelum Marvel mengangkat kisah Thor dalam komiknya, kisah Thor terkenal sebagai dewa dengan Palu sebagai kekuatannya. Namun, suatu hari Ia kehilangan kekuatan atas palunya namun harus melawan naga dan ular laut. Ceritanya memang menyimpang dari versi asli buku anak, namun siapa yang nggak suka kisah tentang dewa Yunani dan kekuatannya? 


Bridge to Terabithia

(foto:YouTube)

Kamu belum tahu arti persahabatan sejati kalau belum nonton film Bridge to Terabithia. Berkisah tentang Jesse (Josh Hutcherson) yang kedatangan teman baru bernama Leslie (Anna Sophia-Rob). Di tengah kondisi ekonomi yang mencekik, keduanya membangun kerajaan bernama Terabithia di halaman belakang rumahnya. Sayangnya sebuah peristiwa memisahkan mereka.

Film ini diangkat dari buku dengan judul yang sama. Awalnya, Katherine Patterson, penulis buku ini terinspirasi dari kehidupan anaknya dan sahabatnya yang meninggal tertabrak truk. Nggak cuma ceritanya yang bikin mewek, soundtracknya pun bikin kamu makin sayang sama sahabatmu. 


Little Women

(foto:Variety)

Baru saja dirilis tahun 2019, film ini langsung menuai banyak respons positif karena plot dan setting yang benar-benar mirip seperti kisah asli dalam bukunya. Disutradarai oleh Gretta Gerwig, film ini juga dibintangi oleh Timotheé Chalamet, Florence Pugh, Saoirse Roman hingga Emma Watson.

Dinominasikan sebagai Best Picture dalam Oscar 2019, film ini berkisah tentang empat orang perempuan remaja yang menemukan jawaban atas berbagai kegelisahan dan pertanyaan yang mereka temukan. Seperti tentang pernikahan, orang tua, hingga persahabatan. Diangkat dari buku dengan judul yang sama karya Louisa May Alcott, film ini banyak mengajarkan arti kehidupan dan kebersamaan. 




Share
Create Your Own Article!