zetizen.jawapos.com - La Casa de Papel atau Money Heist sedang jadi fenomena. Series Netflix yang bercerita tentang sekelompok perampok asal Spanyol ini beraksi dengan topeng pria berkumis tipis memanjang. Topeng tersebut adalah Salvador Dali, pelukis terkenal asal Spanyol. Kamu tahu, nggak kenapa Salvador Dalí menjadi simbol perlawanan dalam Money Heist? Yuk simak!

Dianggap sebagai Penyelamat

(foto:Biography)

Kalau dalam Bahasa Indonesia, kita tahu kata Penyelamat identik dengan sosok yang mampu memberikan keselamatan bagi semua sekaligus membawa dari kegelapan menuju jalan terang. Dalam bahasa Inggris, kata Penyelamat diartikan sebagai Saviour.

Saviour diartikan sebagai Mesias, layaknya sosok yang memberikan pembebasan dan orang yang memberikan kebahagiaan. Kalau Bahasa Spanyol, Salvador berarti penyelamat. See? Nggak heran kalau Profesor menjadikan Dali sebagai simbol.


Pesan Mendalam

(foto:Vanity)

Salvador Dalí lahir pada tahun 1904 dan meninggal pada 1989. Dalí nggak cuma dikenal sebagai pelukis, tapi juga karena karampilannya yang identik dengan kumis memanjang tipis. 

Ketika meninggal, Dalí bersikeras untuk dimakamkan di museum yang dia bangun. Hal itu sesuai dengan pesan yang selalu Ia gaungkan bahwa seni, manusia, dan politik nggak bisa dipisahkan.


Karyanya Interpretatif

(foto:Netflix)

Dalí dikenal sebagai pelukis terkenal, tapi siapa sangka dia pernah drop out selama kuliah di Madrid Academy karena pernah bergabung dalan aksi protes terhadap karya seni. Pada 1929, Ia pindah ke Paris dan memulai karirnya sebagai seniman surealis. Di tahun yang sama, Ia dan Luis Buñuel, sutradara Spanyol membuat film surealis bertajuk Un Chien Andalou. Film tersebut dikritisi sebagai montase absurd yang menggabungkan gambar berupa suster yang bersepeda dan mata sapi yang dibelah. 

Salah satu pemikiran dalam karyanya yang terkenal menginspirasi seniman lain bertajuk 'paranoiac-critical method'. Pemikiran ini berisi ilusi optik sesuai kehidupan sehari-hari yang interpretatif. Contohnya adalah karya bertajuk 'Apparition of Face and Fruit Dish on a Beach' (1938) yang interpretatif. Beberapa orang mengartikan karya tersebut sebagai puzzle Teka Teki Silang, ada juga yang menyebut sebagai pesan eksplisit atas exposing sexuality.


Anti Kapitalis

(foto:Bbc)

Kehidupan Dalí lekat dengan aktivitas penolakan terhadap kapitalisme. Yap! Dali adalah sosok yang aktif menolak perbedaan kelas borjuis (kaya) dan proletar (miskin). Hal itu dibuktikan dengan karyanya yang selalu mengkritisi kehidupan modern kapitalis.

Kalau kamu mencermati, di season pertama La Casa de Papel atau Money Heist, profesor/Sergio (Alvaro Morté) bilang kalau ini bukan sekedar merampok Royal Mint, tapi ini sebagai bentuk protes terhadap pemerintah. Pesan itu tentu sejalan dengan pesan Dalí untuk menyamaratakan keadilan.


Simbol Penegakan Keadilan

(foto:Pinterest)

Karena Money Heist jadi fenomena di berbagai wilayah dunia, nggak heran kalau Dalí dijadikan simbol perlawanan di seluruh dunia. Dalí seolah bangkit kembali dengan pesan anti kapitalis, sekaligus quote 'somos puta resistentiaalias we are f* resistence. 

Di season ketiga episode kedua, Profesor mengajak semua anggota seperti Tokio, Helsinki, Nairobi, Denver, hingga anggota baru seperti Marsella, Stockholm dan Bogotá untuk kembali menegakkan keadilan di el Banco de Espana atau Bank of Spain karena karena yang menggunakan simbol Dalí untuk melawan Pemerintah. Seperti di Rio de Janeiro, Hamburg sampai Arab Saudia. Trivia, sebenarnya hal itu nyata adanya. See? Dalí never dies.


Share
RELATED ARTICLES
Create Your Own Article!