Zetizen.jawapos.com - Semua pengarang pasti pengen karyanya diterbitkan oleh Penerbit. Sayangnya, ada banyak proses seleksi yang cukup ketat. Salah sedikit bisa ditolak alias gagal terbit. Daripada mengeluh, yuk pahami 5 kesalahan ini!

Alur Cerita Kurang Jelas

(foto:Pinterest)

Beberapa penulis baru biasanya bakal ngerasa selalu 'bisa' waktu menulis. Faktanya, mereka nggak boleh gegabah waktu nulis suatu naskah. Kekurangan dalam point ini adalah kebanyakan kurang matang waktu perancangan alur.

Para penulis baru bisa pakai kerangka dahulu sebelum menulis. Hal ini membantu banget, lho! Selain alur kalian jadi lebih jelas, kalian nggak bakal cepat lupa sama ide-ide yang barusan muncul. Dengan begitu, alur bakal tertara lebih rapi daripada kerangka yang nggak tertulis!


Pemilihan Kata Yang Random

(foto:Pinterest)

Kalimat baku atau enggak dalam suatu naskah sangat berpengaruh, lho! Apalagi kalau target pembaca kalian adalah para remaja. Biasanya, para penulis baru banyak melakukan kesalahan di pemilihan diksi antara baku atau nggak baku! Ini perlu diperhatikan banget, ya, karena pembaca bisa aja nggak nyaman kalau dipaksa baca tulisan yang campur aduk.

Baca banyak buku dari berbagai macam genre bener-bener membantu buat pembedahan diksi, lho! Buku berat seperti karya karya terjemahan luar negeri biasanya berisi kalimat baku yang benar. Selain itu buat pembeda, kalian bisa baca buku ringan semacam komik, dan lain sebagainya. Tips ini kebanyakan membantu banget, apalagi kata yang nggak baku itu susah-susah gampang! So, semangat belajar ya! 


Terlalu Bertele Tele

(foto:Youtube)

Balik lagi ke poin pertama, alur cerita yang bertele-tele juga nggak bagus, ya! Pembaca bisa cepet bosen sama alur yang kadang diulang-ulang per-chapter!

Writers Block biasanya jadi salah satu faktor alur cerita yang bertele-tele. Penulis yang lagi buntu kebanyakan bakal mengulang dan mengembangkan ide yang udah ada, itu salah satu hal yang bagus, tapi nggak bagus kalau yang kalian kembangin cuma itu-itu aja!


Tema Cerita Yang Klise

(foto:Pinterest)

Dalam dunia menulis, pasti banyak ide-ide yang muncul di otak kita. Menurut para penerbit, tema cerita yang udah sering ada di novel lain akan dapet poin minus, lho! 

Kuncinya kita sering baca-baca buku yang banyak, biar makin banyak inspirasi dari luar sana. Bukan cuma itu, kejadian sehari-hari bisa banget dijadiin ide buat nulis, dong! 

Kebanyakan penerbit nerima tema cerita yang realistis dan nggak belibet! Dari pointpoint tersebut kalian bisa manfaatin kondisi #dirumahaja buat konsep ngembangin cerita. Jadi, jangan melebih-lebihkan tema ya, karena kebanyakan tulisan akan jadi nggak natural kalau banyak ditambah sama bumbu yang berlebihan. 


Belum Banyak Dikenali Orang


Kalau mau buka usaha, perusahaan harus punya strategi pemasaran yang bagus, kan? Nggak kalah jauh sama dunia kepenulisan, kita juga harus punya target pembaca buat naskah kita. 

Sebelum diserahkan ke penerbit, alangkah baiknya kalau kita posting naskah kita di platform penulis seperti Wattpad, NovelMe, Webnovel, WebToon, dan lain sebagainya.

Kalau udah posting, pasti bakal banyak pembaca yang udah tau tentang jalan cerita kamu! Dengan gitu, kalian bisa menambah poin + ke penerbit karena udah banyak penggemar naskahmu! Biar viral, kamu harus bikin cover buku karyamu menarik. Yuk intip cara bikinnya disini


Share
Create Your Own Article!