zetizen.jawapos.com - KAYAKNYA tidur tuh cuma diam karena tubuh beristirahat. Tapi kok ada aja yang bikin kepikiran. Nggak boleh tidur dekat sapu lah, kalau mendekur berarti tidurnya pulas lah, adaaaa aja pokoknya. Sebenarnya, hal-hal seperti itu cuma mitos atau ada benarnya sih?

Merasa Jatuh Saat Tidur

Pernah nggak kamu ngerasa terjatuh saat tidur? Ini biasa disebut sebagai hypnic jerk. Hypnic jerk ini terjadi karena tubuh mengalami kejang atau kedutan secara tiba-tiba. Sehingga efek yang ditimbulkan adalah seperti terjatuh saat tidur. 

Beberapa orang menganggap hal ini biasa untuk terjadi. Padahal ini menjadi tanda kalau sebelum tidur kamu melakukan pekerjaan berat ataupun pertanda kamu mengalami stres dan gelisah. Beberapa penderita gangguan medis seperti autoimun dan gangguan metabolisme juga memungkinkan mengalami hypnic jerk ini.

Ngorok Tanda Tidur Pulas

Beberapa orang percaya bahwa mendengkur alias ngorok adalah tanda kalau orang tersebut tertidur pulas. Tapi sebenarnya ini justru jadi tanda bahaya loh, guys. Ngorok saat tidur terjadi karena terhambatnya udara yang masuk dan keluar dari tubuh. Hal itu jadi salah satu tanda kemungkinan terjadinya sleep apnea. Apabila nggak segera ditangani, sleep apnea yang terjadi terus menerus bisa menyebabkan penyakit pada organ-organ kardiovaskular seperti jantung.

Keju Bikin Mimpi Buruk?

Hal ini dipercaya oleh banyak orang selama berabad-abad. Beberapa penelitian dilakukan tapi nggak pernah benar-benar bisa membuktikan bahwa keju adalah penyebab orang mengalami mimpi buruk. Faktanya adalah beberapa produk turunan susu seperti keju memiliki kandungan laktosa. Pada sebagian orang, konsumsi laktosa ini bisa menyebabkan rasa kembung dan kram pada perut.

Efek yang ditimbulkan ini yang bikin orang bisa mengalami gangguan saat tidurnya dan gangguan tidur ini mungkin aja bikin orang tersebut mengalami mimpi buruk. Ini disebut sebagai food distress hypothesis atau efek yang ditimbulkan dari makanan-makanan yang menyebabkan gangguan pencernaan.

Terang Lampu Penyebab Penyakit

Dengan beragam alasan, kondisi tidur dengan lampu menyala dianggap sebagai penyebab dari banyak gangguan tidur bahkan bisa menimbulkan penyakit. Salah satunya efek dari cahaya saat atau menjelang tidur adalah berkurangnya tingkat melatonin yang dapat menyebabkan sulit untuk tidur. Cahaya yang dimaksud bukan hanya cahaya lampu, melainkan juga cahaya dari TV dan juga gadget. Cahaya pada saat tidur juga dipercaya dapat mempengaruhi ritme sirkadian yang berakibat buruk pada fase tidur manusia.

Share
Create Your Own Article!