zetizen.com - Pernah membayangkan harus kabur dari sinar radiasi matahari? Well, Into the Night menceritakan hal tersebut dan membungkusnya dalam 6 chapter berdurasi 30-40 menit. Serial terbaru dari Netflix ini berhasil mengambil banyak perhatian orang, sejak dirilis 1 Mei lalu. Penasaran dengan fakta-fakta unik dibaliknya? Check this out!

Serial Original Pertama Netflix dari Belgia

(foto:Gamer Rewind)

Belgia menjadi salah satu negara yang paling populer dijadikan lokasi shooting film-film ternama. Beberapa judul film seperti Willy Wonka & The Chocolate FactoryMiss Peregrine's Home for Peculiar Children, dan Valerian and the City of a Thousand Planets, punya adegan-adegan yang direkam di negara yang masih erat unsur abad pertengahannya ini. Nah, "Into The Night" menjadi serial original Netflix pertama dari Belgia juga dan menunjukkan kualitas yang nggak perlu diragukan lagi.


Punya Cast dari Berbagai Belahan Dunia

(foto:IndieWire)

Karena kebanyakan adegan Into the Night diambil di pesawat dan bercerita soal perjalanan internasional, nggak lengkap dong rasanya, kalau nggak punya para cast yang berasal dari negara-negara berbeda? Yap, nggak cuma dari Belgium, para pemeran Into the Night juga ada yang berasal dari Prancis, Jerman, Itali, Polandia, Rusia, dan juga Turki. Totalitas!


Ide yang 'Terbalik' Bikin Makin Unik

(foto:Ready Steady Cut)

Bertemakan apocalypticInto the Night mungkin bukan jadi tontonan yang dipilih untuk segala kalangan. Melalui serial ini, Jason George, penulis Into the Night, berusaha memutarbalikkan kenyataan yang sering terjadi dan dialami kebanyakan orang. Yap, kalau biasanya orang-orang takut pada kegelapan, di Into the Night, orang-orang yang masih bertahan harus menghindari sinar matahari yang dapat seketika membunuh mereka. Keunikan ini juga yang membuat Into the Night semakin diminati.


Tiap Chapter Dibangun dari Masa Lalu Tiap Karakter

(foto:IndieWire)

Buat yang sudah nonton serial Into the Night, kamu pasti akrab dengan cara serial ini menceritakan penokohan tiap karakternya. Bagaimana mereka dapat berada di posisi itu, kenapa sifatnya seperti itu, semuanya dijelaskan satu persatu di tiap chapter dan menjadi ciri khas tersendiri. Munculnya scene flashback ini, membantu kita para penonton merasa relate. Dari pada langsung berada dalam posisi seorang penumpang pesawat, yang kabur dari kejaran sinar matahari.


Season 2? Kemungkinan Besar

(foto:FR24 News)

Series ini terinspirasi dari buku The Old Axolotl (2015). Dimana keseluruhan buku ini memiliki klimaks cerita, penyebab dibalik wabah matahari, serta bagaimana cara makhluk hidup dapat bertahan melawannya. Ternyata satu season saja belum cukup untuk mendapatkan klimaks cerita ini. So, nggak ada salahnya kita menunggu juga season ke-2 dari series ini.


Share
Create Your Own Article!