zetizen.jawapos.com - Selamat hari lingkungan hidup sedunia! Sayangnya, akibat pandemi COVID-19, tahun ini kita nggak bisa merayakan hari lingkungan hidup ini dengan cara keluar rumah dan membantu membersihkan lingkungan sekitar. Eit, jangan sedih dulu! Kamu tetap bisa melestarikan lingkungan hidup dari dalam rumahmu, kok! Yap, menanam tanaman indoor bakal bikin udara makin segar dan pastinya bikin rumahmu makin cantik. Penasaran dengan tips dan trik bikin taman di dalam rumah? Check this out!

Pilih Tanaman Indoor yang Tepat

(foto:Unsplash)

Memilih tanaman yang tepat adalah hal yang terdengar simpel, namun bisa jadi krusial apabila tidak diperhatikan. Ada faktor-faktor yang perlu kamu perhatikan saat akan memasang tanaman di dalam ruangan, seperti kebutuhan dan ketersediaan cahaya, temperatur, kelembaban, dan apakah tanamanmu berbahaya untuk binatang-binatang peliharaanmu. Oh iya, kalau kamu nggak tahu tanaman mana yang harus kamu pilih, kamu bisa nyontek di sini, nih!


Pastikan Tanaman Mendapat Air yang Cukup

(foto:Unsplash)

Beda tanaman, beda pula kebutuhan airnya. Setelah memilih tanaman yang tepat, kamu perlu mempelajari terlebih dahulu berapa banyak air yang dibutuhkan untuk tanaman barumu. Uniknya, rata-rata tanaman indoor punya kebutuhan air yang sedikit dibandingkan dengan tanaman-tanaman di luar ruangan, lho! Contohnya, kaktus dan sukulen. Kedua tanaman yang cukup menjadi favorit untuk dipasang di dalam rumah ini, punya persediaan airnya sendiri. Jadi, kamu nggak perlu takut lagi buat memelihara tanaman di dalam rumah!


Jangan Lupa Cahaya Matahari

(foto:Unsplash)

Selain air, pastikan kebutuhan cahaya matahari tanamanmu tercukupi agar tetap terlihat hijau dan segar. Nah, untuk tanaman-tanaman yang berukuran kecil, jendela bisa jadi salah satu pilihan yang tepat untuk meletakkan tanamanmu. Sementara untuk tanaman-tanaman dengan ukuran yang cukup besar, kamu bisa taruh di area terbuka di dalam rumah, seperti rooftop atau halaman di dalam rumah. Tanaman yang sehat dan hijau adalah tanaman yang mendapat cukup cahaya matahari.


Penanaman Ulang Setiap 1-2 Tahun

(foto:Unsplash)

Eit, jangan salah paham dulu! Penanaman ulang disini bukan berarti kamu membuang tanaman lama dan beli tanaman baru buat menggantinya. Maksud dari penanaman ulang adalah mengganti pot-pot yang lama dengan pot yang baru, termasuk mengganti tanah tempat tanamanmu berdiri. Nah, jangan lupa juga untuk pintar-pintar memilih ukuran pot yang tepat. Kalau enggak, kamu bakal harus lebih sering ganti pot akibat pertumbuhan tanamanmu yang makin besar.


Gunakan Metode Penanaman Alternatif

(foto:Forbes)

Nah, salah satu metode terbaru yang bisa kamu coba adalah aquaponic. Metode yang menggabungkan aquaculture dan hidroponik ini, terbukti efisien dan keren. Selain memelihara tanaman, kamu juga akan memelihara ikan yang akan membantu fertilisasi tanamanmu. Nah, sementara itu, si tanaman bakal membantu menjernihkan air tempat para ikan hidup. Kamu cukup menyalurkan air dari akuarium tempat para ikan hidup untuk menyiram tanaman sementara air yang sudah melewati tanah tersebut di-filter untuk dialirkan kembali pada akuarium.


Share
Create Your Own Article!