zetizen.com- Kalau ngomongin olahraga selama pandemi, apa yang ada di pikiranmu? Lari atau bersepeda? Sebenarnya, ada aktivitas sehat lain yang bisa kamu coba, lho! Salah satunya adalah parkour. Kegiatan yang berasal dari Prancis ini technically memang bukan jenis olahraga, tapi termasuk ke dalam seni gerak. Soalnya, parkour nggak punya kompetisi maupun kejuaran.

Well, it doesn’t matter, right? Asal, manfaat yang kamu dapat sejibun! Menurut Metro Voice News, parkour termasuk full body workout yang bisa meningkatkan kekuatan tulang, dan daya tahan jantung. Buat kamu yang pengin mulai parkour, yuk kepoin Play_on, komunitas parkour di Malang!

Cikal bakal Play_on, komunitas parkour pertama di Indonesia

logo playon komunitas parkour malang
Play_on Malang, komunitas parkour pertama di Indonesia (Foto: Instagram playon.parkour)

Komunitas ini sudah terbentuk sejak 15 tahun lalu, tepatnya 26 Desember 2005. Play_on didirikan oleh Agus “Brex” Purwanto dan menjadi komunitas parkour pertama di Indonesia, lho! Yoshi, ketua komunitas Play_on saat ini, bilang kalau Agus terinspirasi sama film Yamakasi yang bercerita tentang parkour practitioners dari Prancis.

Alasan founder-nya membentuk komunitas ini karena ingin menekankan kalau parkour itu bisa kok dijadikan alternatif olahraga. Apalagi, parkour nggak hanya bermanfaat buat pembentukan fisik, tapi juga mental. Karena waktu itu belum ada komunitas parkour di Indonesia, akhirnya Agus berinisiasi untuk mengembangkannya menjadi sebuah komunitas. 

Di awal pembentukan, hanya Agus dan teman-teman SMA-nya yang ikutan latihan parkour. Namun, lama-kelamaan banyak juga anak muda yang tertarik sama seni gerak ini.

Kegiatannya ngapain aja, sih?

Setiap dua kali seminggu, Play_on mengadakan jamming alias pemanasan. Jangan bayangin lompat dari satu gedung ke gedung lain kayak di Yamakasi, ya! Materinya terbilang aman dan cukup menantang. Mulai dari spin, balance, hingga climbing.

kegiatan playon parkour malang
Anggota Play_on sedang latihan balancing (Foto: playon.parkour)

Nggak cuma di Malang aja, Play_on juga ikutan event resmi Parkour Indonesia yaitu jamming nasional dan regional. Dalam event ini, ada “kompetisi nggak formal” dan Play_on pernah mendapat posisi kedua speed contest, freestyle contest, plus favorite candidate buat freestyle contest group. Event lainnya yang diikuti komunitas ini adalah Parkour Fest dan Spot Invasion.

“Untuk sambung dulur, kita juga ada jamming kolektif bareng beberapa komunitas kayak breakdance, karate, dan taekwondo,” kata Yoshi. Wah, makin banyak teman, nih! Biar hubungan antaranggota bisa lebih akrab, sesekali Play_on juga mengadakan agenda refreshing kayak main bareng ke Coban Rondo atau makan bareng.

Wih, mau gabung, dong! Gimana caranya?

Saat ini, Play_on beranggotakan 20 anggota aktif dan kalau dijumlah dengan anggota pasif bisa mencapai 50 orang. Rata-rata usia anggota adalah 14-18 tahun. Namun, Play_on is an open door buat segala usia, gender, dan bentuk tubuh. Anggota paling muda berusia 12 tahun, lho!

anggota playon parkour malang
Anggota Play_on setelah latihan (Foto: playon.parkour)

Kamu pengin gabung mereka? Caranya gampang banget! Tinggal datang aja ke lokasi latihan atau kepoin dulu kegiatan mereka di akun Instagram @playon.parkour

Buat kamu Zetizen yang ada di Malang, makin sehat bareng komunitas Play_on, yuk!

Editor: Melisa Nirmala Dewi

 

Share
Create Your Own Article!