Zetizen.jawapos.com - Memiliki sahabat yang selalu berada di sampingmu dan bersedia mendengarkan semua keluh kesahmu, mampu mengobati rasa lelah setelah menjalani hari-hari buruk. Meskipun kamu telah menjalin persahabatan bertahun-tahun, menetapkan beberapa batasan untuk menjaga kenyamanan dalam hubungan persahabatan sangat dibutuhkan, loh. Lima batasan ini harus diperhatikan dalam sebuah persahabatan agar tidak terjadi kesalah pahaman. Yuk, simak apa saja!

Stop Campuri Kehidupan Pribadi Sahabat

(foto:happyfresh.id)

Ada kalanya, masing-masing individu tidak bisa menceritakan segala hal ke semua orang, meskipun itu ke sahabatnya sendiri. Tiap individu berhak memiliki ruang privasi yang tidak boleh dilanggar oleh orang lain. Setiap individu pasti memiliki suatu permasalahan yang mengganggu pikirannya, entah dari segi ekonomi, percintaan, keluarga, dan lain sebagainya. Sebagai sahabat, kita hanya bisa mendengarkannya bercerita dan memberikan nasihat jika ia memang membutuhkannya. Selebihnya, kita tidak bisa terlalu ikut campur dan melanggar privasi miliknya. Beri sedikit waktu dan jangan pernah memaksanya untuk menceritakan detail permasalahan yang dihadapinya kepadamu karena itu akan semakin membuatnya merasa terganggu.


Nggak Usah Banyak Nuntut dan Mengatur Sahabat

(foto:sehatq.com)

Dalam suatu hubungan persahabatan, tanpa sengaja kita seringkali menuntut dan mengatur sahabat untuk menjadi seperti apa yang kita kehendaki. Menjadi sahabatnya, bukan berarti kita bisa dengan leluasa mengatur segala macam hal yang ada di hidupnya. Dalam sebuah persahabatan harus memahami bahwa, setiap persoalan pribadi harus memiliki batasan untuk tidak saling mencampuri. Kita harus bisa menghargai setiap pilihan sahabat tanpa pernah berusaha untuk menuntut bahkan mengaturnya, karena ia tau apa yang baik untuk dirinya. Jangan sampai seluruh tingkah laku kita diatur oleh teman, dan begitupun sebaliknya pergerakan teman yang diatur oleh kita. Tiap orang berhak menentukan pilihan hidupnya, bukan?


Jangan Menghakimi Sahabat Ketika Sedang Bercerita

(foto:Pinterest)

Saling bertukar cerita adalah kegiatan yang wajib dilakukan dalam sebuah persahabatan. Seorang sahabat harus bisa menjadi pendengar yang baik dan peredam amarah sahabatnya ketika sedang bercerita. Sebagai sahabat, sangat wajar apabila memberikan kritik dan nasihat ketika sahabatnya melakukan suatu kesalahan. Tetapi, dalam penyampaiannya harus menggunakan tata bahasa dan nada bicara yang sesuai agar tidak menyinggung perasaannya. Sahabat yang baik akan mampu memahami kondisi kita seperti apa, sehingga ketika kita sedang bercerita, ia tidak akan menghakimi dan selalu berusaha untuk membantu saat kita membutuhkannya.


Dapat Mengelola Rasa Cemburu Ketika Melihat Sahabat Berbahagia

(foto:Pinterest)

Rasa cemburu tidak hanya dapat kita rasakan dengan pasangan saja, tetapi dengan sahabat juga. Rasa cemburu datang tak terduga, yang kerap kali membuat kita merasa iri dan gelisah. Melihat sahabat kita yang memamerkan apapun yang dimilikinya lewat sosial media, mulai dari barang mewah kesayangannya, jalan-jalan keliling dunia, bahkan pacar barunya membuat kita beranggapan jika hidupnya lebih sempurna. Oleh karena itu, sebagai seorang sahabat kita seharusnya lebih bisa mengontrol diri sendiri untuk tidak iri terhadap apa yang sahabat kita miliki. Kita harus menghargai apa yang kita miliki dan mencoba untuk terus berpikir positif. Selain itu, kita bisa menjadikan sahabat kita sebagai sumber inspirasi untuk lebih bisa bahagia dan menyakini bahwa kita juga bisa sukses di kemudian hari.


Tidak Menjadi Parasit atau Benalu Dalam Hidup Sahabatmu

(foto:Pinterest)

Sahabat memang menjadi salah satu tempat tujuan kita untuk berbagi keluh kesah. Tetapi, bukan berarti kita bisa bergantung dan menyusahkan mereka begitu saja. Sahabat sejati tentunya tidak akan tega jika melihat kawannya sengsara. Tetapi, alangkah baiknya jika kita tidak menyusahkan mereka, meskipun kita sedang menghadapi suatu masalah. Kita tidak boleh bergantung hidup pada mereka, kita harus belajar untuk mandiri dalam segala masalah. Sebagai sahabat, kita seharusnya saling mendukung, membangun suasana kondusif untuk pertumbuhan bersama, menghibur ketika sedang dilanda banyak masalah, bukan malah menjadi beban dan menyusahkan mereka.


Share
RELATED ARTICLES
Create Your Own Article!