zetizen.com, SURABAYA - Sukses dengan event khusus anak muda, Zetizen kini mengadakan event seru untuk pelajar yang aktif dan kreatif. Zetizen ingin mengajak anak muda Surabaya yang duduk di bangku SMP, SMA atau SMK untuk mengembangkan potensi dan mengeksplor kreativitas mereka lewat Zetizen Troops. Untuk mengawali event seru ini, Zetizen sudah menyiapkan Zetizen Troops Class dengan tema "Podcast Talks: Make Your Own Podcast in Creative Way". Event ini tentunya akan bikin kamu makin keren dan menambah wawasanmu, lho. Penasaran dengan online class yang diadakan? Yuk, intip keseruannya!

Di masa pandemi ini, tentunya tidak menghambat Zetizen Jawa Pos untuk mendukung anak muda di Surabaya untuk mengembangkan potensi miliknya. Lewat Zetizen Troops Class dengan tema "Podcast Talks: Make Your Own Podcast in Creative Way" yang diselenggarakan pada Minggu (17/10) via video conference Zoom, Zetizen Jawa Pos memberikan mini class seputar podcast. Event ini diikuti oleh pelajar SMA / SMK di Surabaya dan Rahmat Darmawan, Founder Podcast Campus Digital Creative sebagai pembicara yang berkontribusi dalam memeriahkan acara ini. Online class ini diselenggarakan dengan tujuan untuk membuka potensi anak muda untuk berkarya dalam bentuk podcast.

Di awal kelas, Radar, panggilan akrab dari Rahmat Darmawan, selaku pembicara berbagi informasi dan pengalaman mengenai komunitas Podcast Campus Digital Creative yang diperuntukan untuk anak muda yang berminat ke dunia podcast. Dalam mengembangkan podcast, Radar memiliki tiga poin utama. “Yang selalu aku bawa ke temen-temen, yang pertama itu passion, lalu collaboration, and young. Jadi, disini kita harus punya passion yang kuat, kita pengennya apa sih. Terus kalau collaboration, sekarang itu bukan zamannya saingan lagi, tapi zamannya produksi. Yang terakhir adalah young”, ujar Radar.

Podcast adalah rekaman yang diunggah di internet dan bisa di akses. Yang harus diperhatikan dalam pembuatan podcast adalah bagaimana mengenalkan podcast yang akan dikembangkan ke khalayak luas, menentukan ingin branding podcast yang akan diproduksi seperti apa dan bagaimana cara membuatnya. Dalam kelas ini, akan membahas mengenai podcast, mulai dari introduction hingga practice dalam membuat podcast. Sebelum memulai produksi podcast, harus membuat perencanaan dan bagaimana menentukan branding atau tema podcast. Branding adalah satu poin penting yang harus dilakukan dalam pembuatan podcast. “Rumus dalam menentukan branding atau tema podcast itu ada tiga. Yang pertama, ngomongin apa. Kedua, dengan cara apa. Ketiga, siapa pendengarnya. Jadi ini adalah rumus branding podcast dan itu bisa diaplikasikan sama teman-teman sekalian”, terang Radar.

Setelah mengetahui ingin membuat podcast seperti apa, langkah selanjutnya adalah menyusun konten. “Untuk bikin konten, itu ada dua tipe, yaitu full script dan point script. Full script itu jadi kalian benar-benar itu membaca full script, sudah disiapin kata-katanya dan intonasinya, jadi kalian tinggal baca aja. Tapi kalau point script, point script itu outline. Jadi cuma poin-poin saja”, ungkap Radar. Dalam menyusun konten dengan point script, ada rumusnya dan metodenya sendiri,  dan waktu yang paling ideal adalah 10 menit.  Metode yang digunakan quartal method atau metode jam dinding. Jadi, dalam konten ini dibagi menjadi empat quartal. Pada quartal satu berisikan poin-poin utama dan penting, serta waktu yang ideal hanya lima menit saja, sedangkan quartal dua hingga empat menjelaskan topik utama pada quartal satu.

Pembagian tim dalam mengembangkan podcast menjadi sesuatu yang harus diperhatikan. Dalam satu tim podcast, terdiri dari podcaster yang bertugas sebagai orang yang ngomong, program director sebagai membuat konten atau tema yang akan dibahas, multimedia sebagai desainer yang mempercantik konten podcast, dan public relation sebagai orang yang menyebarluaskan konten podcast ke khalayak.

Setelah memproduksi podcast, yang perlu dilakukan selanjutnya adalah bagaimana podcast dapat didengar oleh banyak orang, tidak hanya itu-itu saja. “Ada dua cara, yang pertama cara sendiri yaitu dengan cara memfollow media sosial yang berkaitan dengan podcast kalian, misalnya jika podcastnya tentang sambatan anak perempuan, maka harus follow Instagram atau media sosial yang sejenis. Terus kalian komen disana dan chat Hai, dengerin podcast ini yuk. Itu memang harus benar-benar sepantan banget sih, itu sebenarnya spam tapi cukup berhasil untuk beberapa poadcaster. Cara kedua yaitu kolaborasi, jadi kamu harus memberanikan diri untuk mulai kolaborasi dengan orang lain di luar circle kamu. Karena ketika kamu podcast dengan orang lain, maka orang lain itu otomatis akan share podcast kamu. Karena saat ini zamannya kolaborasi, salah satu nilai podcast ya kolaborasi. Jadi gitu ada dua cara, yaitu cara sendiri dan cara kolaborasi. Atau kalian berkomunitas, jadi satu podcast wajib di share oleh anggota lainnya”, kata Radar.

Tak hanya membahas tentang mengembangkan podcast yang kreatif, pada kelas ini juga akan sharing tentang tema podcast yang telah dirancang oleh empat kelompok dari peserta Zetizen Troops. Sebagai pembicara, Radar berperan dalam memberikan kritik dan saran kepada tiap-tiap kelompok yang telah mempresentasikan tema podcast masing-masing. Masing-masing kelompok akan menjelaskan bagaimana mereka melakukan branding podcast sesuai dengan rumus yang telah dijelaskan oleh pembicara. Di penghujung online class ini, terjadi proses tanya jawab dan foto bersama antara pembicara dengan peserta Zetizen Troops.

Share
Create Your Own Article!