zetizen.jawapos.com – Di film fenomenal Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI) yang diangkat dari buku best seller Marchella FP, sosok Kale yang diperankan Ardhito Pramono mencuri perhatian penonton.

Dalam NKCTHI, Kale dekat dengan Awan (Rachel Amanda), tapi tidak mau terikat hubungan asmara dengannya. Tentu publik penasaran dengan sikap Kale tersebut. Kamu juga pasti greget banget kan dengan Kale Kale itu (Nada Ayah Awan)? He..he…

Hal ini membuat Biskop Online bersama Visinema Content membuat spinn-off-nya yang berjudul Story of Kale: When Someone’s in Love yang resmi dirilis hari ini (23/10). Dimana film ini mengisahkan kehidupan Kale yang tidak dibahas dalam NKCTHI. Curious, right? Nah, untuk membuat kamu makin nggak sabar untuk menonton, simak fakta menarik yang sudah Zetizen rangkum khusus untuk kamu. Here we go!

Angkat Isu Relevan Abusive Relationship

Di film berdurasi 75 menit ini Ardhito beradu akting dengan Aurelie Moeremans yang dipilih untuk memerankan karakter Dinda, kekasih dari Kale. Story of Kale: When Someone’s in Love mengangkat isu toxic atau abusive relationship yang kerap terjadi di masyarakat.

Bercerita tentang Kale dan Dinda, pasangan yang berusaha memberi yang terbaik untuk kekasihnya, berupaya untuk membahagiakan, menyembuhkan luka dan berdamai dengan trauma. Cinta yang terlalu besar pada akhirnya membuat seseorang terpaksa kehilangan dirinya sendiri. Namun kemudian mereka jadi dua orang asing yang menempuh jalan berbeda karena tidak bertemunya ekspektasi. Di film ini, penonton dapat melihat pesan secara implisit salah satunya adalah “Jatuh Cinta Bukan Tentang Hal-Hal Yang Manis Saja.”  Karena ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan dalam suatu hubungan.  

 “Visinema berkomitmen untuk terus berkarya dan menghasilkan banyak film yang berkualitas yang pastinya memiliki impact baik untuk pemain, tim, maupun penontonnya,” kata Ajeng Prameswari selaku President Digital Business Visinema Group Dalam Press Conference yang dilakukan virtual melalui aplikasi zoom (21/10).      

Beri Pesan Self Love: Menjadi Bahagia adalah Tanggungjawab Diri Sendiri

Setelah mengenal sosok Dinda, dunia Kale berubah. Pada akhirnya, Kale meminta Dinda menjadi pacarnya. Kale berjanji akan membuat hidupnya bahagia. Kale bahkan berjanji akan memenuhi semua keinginan Dinda selama mereka bisa bersama. Namun, hubungan mereka tidak berjalan baik.

Hingga akhirnya, pada suatu malam Dinda meminta putus. Ada banyak hal yang mendasari Dinda mengambil keputusan tersebut. Menurutnya, menjadi bahagia adalah tanggung jawabnya sendiri dan bukan orang lain. Untuk menjadi pribadi yang lebih baik, banyak hal yang harus diperbaiki, tetapi yang paling penting adalah memperbaiki dan mencintai diri sendiri. Kadang, lebih mudah bagi kita untuk melihat kekurangan pihak luar dibandingkan melihat kekurangan diri sendiri.

Ardhito Pramono merilis lagu "Sudah" di Film Ini

Story of Kale dibalut dengan musik dan lagu-lagu indah yang dibawakan Ardhito dan Aurelie. Ardhito Pramono merilis lagu Sudah yang menjadi soundtrack film ini. Ardhito Pramono mengatakan bahwa Sudah bercerita tentang ajakan untuk berhenti bicara dan membiarkan dunia seperti adanya dan mulai melangkah ke hal lain dalam hubungan.

“Senang banget dipercaya untuk bisa berkarya lagi dengan Mas Angga. Berperan sebagai Kale di film punya rasa tanggung jawab yang lebih besar, selain diberikan porsi yang lebih banyak untuk berakting, saya juga menyumbang beberapa lagu untuk filmnya,” tutur Ardhito yang mengungkapkan keterlibatannya dalam proyek film ini.

Selain tiga lagu yang diciptakan oleh Ardhito ‘Sudah’, ‘I Just Couldn’t Save You Tonight’ dan ‘I Can’t Stop Loving You’, masih ada 2 lagu dari Band Arah yang mengisi soundtrack dari filmnya ‘Awal dan Akhir’ serta ‘Tomorrow You’ll be Gone’. 

Syuting di Tengah Pandemi

Hal menarik lainnya di balik film Story of Kale adalah syuting di tengah pandemi Covid-19 yang semakin menggila di Indonesia. Hal tersebut dikatakan Angga Dwimas Sasongko yang didapuk menjadi sutradara, dan kembali berkolaborasi dengan Irfan Ramli dalam penulisan skenarionya. Angga mengatakan film terbarunya ini adalah film yang spesial dalam upayanya untuk tidak mau kalah dengan kondisi pandemi saat ini.

“Story of Kale ditulis dan dibuat saat pandemi Covid-19. Kami memproduksinya dengan protokol kesehatan dan mempertimbangkan keterbatasannya. Jadi ini adalah film yang spesial. Film yang menandakan usaha kami bersama untuk tetap kreatif dan produktif dalam situasi sesulit apapun,” ujar Angga.

 

Penasaran kan gimana serunya film ini? Eitsss, Story of Kale dijadwalkan akan mulai tayang di Bioskop Online hari ini, 23 Oktober 2020 mulai pukul 17.00 WIB. Pembelian tiket dan menonton film dapat diakses melalui www.bioskoponline.com dengan harga Rp10.000. (*)

 

Penulis : Sandia Reka Yuanita | Foto : Bioskop Online

Share
Create Your Own Article!