Zetizen.com - Jurusan teknologi pangan memiliki cakupan peluang kerja yang beragam dan terarah. Kalau kamu tertarik dan suka bereksperimen dengan dunia teknologi pangan, bidang pekerjaan ini akan cocok untukmu. Yuk, ketahui lebih jauh agar makin yakin untuk masuk jurusan ini! 

Food Technologist

Seorang food technologist mengaplikasikan teknologi dan ilmu makanan yang sudah dipelajari untuk tujuan tertentu. Tugas mereka untuk melakukan pengembangan produk baru sesuai tren, mencari alternatif untuk produk yang sudah diluncurkan, melakukan percobaan di pabrik sesuai formula yang sudah disetujui, termasuk berkomunikasi dengan divisi lain yang terkait. Selain wajib melewati perkuliahan S1 Teknologi Pangan, diperlukan juga skill bahasa Inggris agar lebih mudah memahami istilah dalam dunia teknologi pangan. Kamu juga butuh kemampuan riset dasar, mampu berpikir kritis, teliti, dan inovatif. 

Food Packaging Technologist

Bidang ini bertanggung jawab untuk merancang proses pengepakan yang higienis. Packaging atau kemasan memang penting sekali untuk produk makanan. Selain untuk tujuan promosi, kemasan yang baik juga menjaga mutu makanan dan memudahkan konsumen mengkonsumsinya. Oleh karena itu, food packaging technologist wajib memahami sifat dasar bahan makanan hingga kemasan yang cocok.

Food Market Researcher

            Bidang ini merupakan prospek lain dari jurusan teknologi pangan yang tidak kalah menarik. Researcher bertugas mengumpulkan dan menganalisis data konsumen serta kompetitor di industri makanan. Dengan data-data ini, perusahaan bisa mengembangkan mutu produk dan kepuasan konsumen. Nggak hanya berfungsi pada proses produksi, tetapi juga digunakan untuk memperkirakan penjualan serta profit bisnis.

Pengendalian Mutu (Quality Assurance)

            Sesuai dengan namanya, bidang ini memastikan mutu atau kualitas dari produk pangan yang dihasilkan. Proses pengendalian mutu dimulai dari panen bahan baku, proses pengolahan, pengepakan, sampai diterima oleh konsumen. Tentunya bidang ini sangat penting, sebab penanganan yang tidak sesuai akan menurunkan kualitas dari bahan pangan. Misalnya, saat panen lingkungannya kurang bersih maka bahan pangan bisa tercemar.

Share
Create Your Own Article!