Zetizen.com - Di masa pandemi, semua kegiatan memanfaatkan media sosial. Dengan begitu, potensi terjadinya cyberbullying sangat mungkin terjadi. Apalagi jika tidak paham cara beretika digital yang baik. Hal ini lah yang melatarbelakangi kegiatan pengabdian masyarakat (pengmas) Prodi Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya yang mengusung tema “Edukasi Literasi Digital dalam Menangkal Cyberbullying”.

Kegiatan tersebut diketuai oleh dr. Merry Fridha Tripalupi, M.Si yang beranggotakan Fitri Norhabiba, S.I.Kom, M.I.Kom serta dua mahasiswa Titik Dwi dan Nabila Ivania. Menggandeng Paguyuban Cak Yuk Lumajang, kegiatan telah sukses terlaksana pada Minggu (1/8) lalu. Kegiatan dilakukan dalam bentuk webinar melalui Zoom meeting dan diikuti sebanyak 54 peserta dari Cak Yuk Lumajang serta peserta umum lainnya.

“Rekam jejak digital dalam artian pernah melakukan hate speech seperti berkomentar yang tidak jelas atau berkomentar yang SARA, yang seperti itu kalian hapus tapi bisa saja orang lain sudah menyimpan dan sewaktu-waktu menjadi bumerang bagi orang itu sendiri. Jadi, lebih baik mempertimbangkan kembali risiko yang akan terjadi ke depannya dan mengedepankan digital safety,” papar Fitri Norhabiba.

Merry Fridha Tripalupi yang turut mengisi acara menambahkan agar bijak dalam  bermedia sosial. “Sekarang falsafahnya bukan mulutmu harimaumu, tapi jarimu harimaumu. Jadi, kita sama-sama bijak menggunakan media sosial, saring dulu apa yang akan kita sharing,” pesannya.

Selama acara berlangsung, para peserta tampak antusias menyimak pemaparan materi yang disampaikan. Hal itu terlihat dari banyaknya peserta yang aktif bertanya dan berdiskusi. Acara makin meriah dengan adanya pembagian doorprize dan pulsa kuota untuk para peserta.

Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan dapat membangun literasi yang baik di media sosial dan terus mendorong penggunaan media sosial dengan hal yang positif. “Semoga dengan adanya acara ini, kita semua dapat mengimplementasikannya langsung dari materi yang didapat guna memaksimalkan gerakan literasi digital pada diri kita,” tandas Titik selaku moderator.

Share
Create Your Own Article!