Zetizen.jawapos.com - Ilmu tata rupa atau nirmana udah nggak asing lagi di telinga anak seni dan desain. Sebab, itu merupakan pelajaran dasar bagi seniman dan juga desainer. Nah, buat kamu yang suka menggambar, bikin nirmana bakal menumbuhkan kreativitas dan jiwa estetikamu loh! Kalau kamu pernah membuat tipografi, nirmana nggak jauh berbeda dengan itu. Well, let’s know more!

Berasal dari bahasa Jawa Kuno, nirmana terdiri atas kata nir dan mana yang berarti tanpa makna. Nirmana merupakan elemen-elemen rupa dasar mulai titik, garis, warna, tekstur, bentuk, hingga bidang yang disusun secara harmonis menjadi suatu karya dengan kesan tertentu. Jika dilihat, nirmana emang nggak memiliki makna spesifik, tapi komposisi elemennya terlihat rapi dan apik.

Ada beberapa prinsip dasar yang perlu kamu perhatikan saat membuat nirmana. Di antaranya, keseimbangan, kesatuan, irama, variasi, dinamika, dan gradasi. ”Setiap unsur rupa punya ciri khas tersendiri untuk dikembangkan. Misalnya, kita bisa menyusun garis dengan ukuran atau arah yang berbeda agar menunjukkan ilusi optik. Bisa juga dengan gradasi warna. Warna gelap bisa memberi kesan jauh, dan warna terang bisa memberi kesan dekat,” jelas Anindita Putri, mahasiswa jurusan seni rupa dan desain yang tengah menekuni nirmana. 

Jenis nirmana ada dua. Yakni, dwimatra (2D) dan trimatra (3D). Nirmana dwimatra (2D) merupakan nirmana dalam suatu bidang datar yang nggak memiliki kedalaman atau ketebalan. Jenis itu biasanya menghasilkan kesan ruang, volume, serta dimensi yang bersifat ilusif.

Kalau nirmana trimatra nggak cuma memiliki panjang dan lebar, tapi juga ruang, massa, volume, tekstur, warna, dan bentuk. Keduanya mampu menciptakan sebuah ruang maya. Kamu bisa mengkhayalkan sesuatu yang membingungkan saat melihatnya.

”Supaya nirmana yang dibuat terlihat bagus, cari referensi dulu. Setelah itu, buat sketsanya secara digital atau manual. Nah, kalau udah terasa menarik, baru eksekusi di kertas yang lebih besar. Terus, susunannya jangan monoton. Buat ukuran atau warnanya lebih bervariasi atau dibuat distorsi. Terakhir, jangan sungkan bertanya pendapat ke orang lain, terutama orang yang sudah berpengalaman di bidang seni,” lanjutnya.

Nirmana dapat membantu seorang seniman untuk memahami lebih dalam unsur seni dan komposisi yang tampak indah. Bagi yang belum begitu mengenal seni, nirmana bisa melatih kreativitas dan menumbuhkan sensitivitas terhadap rasa estetika.

”Bagiku, nirmana bisa jadi media healing, menyalurkan ekspresi, sekaligus proses belajar dunia seni dan desain. Sebab, aku jadi lebih peka dengan unsur-unsur seni dan merasa skill-ku jadi improve banget,” tandas Anindita. Wah, cocok nih buat mengisi waktu luang mumpung lagi liburan!

Share
Create Your Own Article!