Zetizen.jawapos.com - Apresiasi dapat meningkatkan motivasi seorang desainer untuk terus berkarya. Itulah yang menjadi salah satu tujuan diselenggarakannya DESPROKreARTif 16. Kegiatan rutin itu diadakan tiap semester oleh jurusan Desain Produk, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS). DESPROKreARTif 16 merupakan pameran seni untuk menggali ide-ide baru yang ditampilkan melalui karya seni dan desain bermanfaat.

Kali ini DESPROKreARTif 16 kembali dilaksanakan secara virtual. Rangkaian kegiatannya sudah dimulai sejak bulan Oktober 2021. “Tujuannya mempertunjukkan karya yang telah dirancang oleh mahasiswa desain produk ITATS kepada masyarakat umum. Sekaligus sebagai sarana penghubung karya desain mahasiswa dengan dunia industri, pelaku usaha, dan masyarakat umum,” ungkap ketua acara DESPROKreARTif 16 Ilham Mukti Wijaya.

DESPROKreARTif berasal dari kata DESPRO yang berarti desain produk. Sementara itu, KreARTif berasal dari kata kreatif dan  art. DESPROKreARTif 16 mengangkat tema Our Design Our Stories. Yakni desain kita, cerita kita.

“Semua desainer pasti memiliki cerita tentang produknya. Dan ini menjadi harapan setiap desainer untuk memiliki ide dalam mengembangkan desain produk yang kreatif, inovatif, dan bermanfaat bagi masyarakat,” tuturnya.

Acara penutup dilaksanakan Sabtu (22/1) melalui kanal Zoom dan YouTube. Ada webinar, talkshow, pemutaran video karya tugas akhir mahasiswa, hingga kuis dan games. Rangkaian acara kemudian diakhiri dengan pengumuman tugas akhir terbaik dan finalis lomba desain poster. 

Total 16 karya yang ditampilkan. Salah satunya redesain stasiun kerja untuk pembuatan batik tulis karya Nurul Ulfa dan Mochamad Junaidi. Karya tersebut terinspirasi dari pengrajin batik tulis di Samarinda yang memanfaatkan perabot rumah untuk menunjang kegiatan membatik. “Saya tertarik mengembangkan stasiun kerja khusus untuk menunjang proses penjiplakan agar pengrajin dapat bekerja lebih nyaman,” ungkap Nurul Ulfa. 

Stasiun kerja khusus untuk menjiplak dan mencanting itu dinamai Plak & Ting. Rangka produk terbuat dari stainless dengan warna sage green. Konsep desain yang digunakan modern fungsional dengan sistem pengaturan kemiringan pada bidang jiplak dan gawangan. Wah, efisien ya, dua kegiatan bisa dilakukan pada satu stasiun kerja yang sama.

Karya lainnya nggak kalah unik dan fungsional. Di antaranya desain alat pertahanan diri untuk perempuan, redesain sarana angkut barang untuk sepeda motor kurir online, desain stack cabinet multifungsi untuk rumah susun, sampai redesain keranda jenazah Covid-19.    

Gelar karya DESPROKreARTif 16 merupakan bagian dari mata kuliah ekshibisi produk yang berkolaborasi dengan himpunan mahasiswa Desain Produk ITATS. Melalui mata kuliah itu setiap mahasiswa diajarkan cara mengelola event pameran dan lomba. Targetnya adalah 300 pengunjung yang terdiri atas pelajar SMA/SMK/MA, mahasiswa, serta praktisi industri.

Berbeda dari sebelumnya, DESPROKreARTif  16 lebih fokus berkolaborasi dengan pelajar. “Kami ingin mengajak siswa siswi untuk berkompetisi mengikuti lomba poster tingkat nasional dengan tema Bangga Produk Lokal sebagai bentuk kepedulian terhadap produk Indonesia,” tandas Ilham. Well done mahasiswa desain produk. Go ahead! 

Share
Create Your Own Article!