Zetizen.jawapos.com - Penguasaan terhadap bahasa asing menjadi penting di era globalisasi. Sebab, bahasa merupakan kunci jendela dunia. Hal itu lah yang mendorong terselenggaranya Festival Bahasa Smada (FBS). Ajang perlombaan di bidang bahasa yang rutin digelar SMA Negeri 2 Surabaya (Smada) setiap tahunnya.

“FBS menjadi wadah menyalurkan minat dan bakat dalam bidang bahasa asing dan bahasa Indonesia. Selain itu, juga untuk memperkenalkan budaya asing dan budaya Indonesia sendiri kepada siswa-siswi Surabaya, ” ungkap Ketua Acara FBS 2022 Nadine Armavilia Anashya.

Kali ini FBS mengusung tema Vielfalt. Yang dalam bahasa Jerman berarti keberagaman. “Tema tersebut dimaksudkan agar seluruh peserta dapat mengetahui dan menghormati keberagaman yang ada melalui sisi kebahasaan,” imbuhnya. 

Lomba bahasa untuk pelajar se-Surabaya itu sudah dimulai sejak Selasa (11/1). Ada beberapa kategori perlombaan. Di antaranya spelling bee, story telling, serta cerita pendek berbahasa Indonesia untuk pelajar tingkat SD dan SMP. Selain itu, terdapat lomba internal yang dapat diikuti siswa-siswi Smada untuk memeriahkan acara. Yakni lomba drama series, news anchor, dan poster digital.

Mengingat kasus Covid-19 kembali naik, seluruh kegiatan dilangsungkan secara daring. Rangkaian acara ditutup dengan awarding yang disiarkan melalui YouTube, Minggu (12/3). Selain pengumuman pemenang, puncak acara akan diramaikan performance dari ekstarkurikuler Smada. Ada Smada Trads, Smada Youth Singers (SYS), Smada Little Band, Smada Big Band, First Second Dance, dan Yosakoi.

“Kami berharap FBS dapat terus menjadi ajang untuk mengukir prestasi, wadah eksplorasi dan unjuk bakat, serta memotivasi para pelajar untuk lebih mencintai dan membudayakan keberagaman bahasa dalam kehidupan sehari-hari,” tandas Nadine.

Share
Create Your Own Article!