Zetizen.jawapos.com – Genre romansa nggak pernah kehilangan pasar di industri media. Romansa selalu bisa memikat anak muda melalui daya tarik fantasi indahnya jatuh cinta. Bahkan, kisah Cinderella sudah ada sejak era silent movie (masa ketika film belum memakai dialog). Bisa dikatakan narasi genre romansa yang tulus, penuh gairah, dan berakhir bahagia sudah menjadi standar penikmatnya. Lagipula, siapa yang mau menikmati kesulitan hidup dua tokoh utama yang tidak happy ending?

Namun, ekspektasi hubungan romansa yang penuh bunga dan kupu-kupu telah dipatahkan pada 2018 lalu. Ketika Sally Rooney, seorang novelis asal Irlandia, hadir dengan buku keduanya berjudul Normal People. Karyanya dengan cepat menjadi best seller di Amerika hingga membawa novel 200 halaman lebih itu diadaptasi menjadi sebuah serial film berjudul sama.

Berlatar di sebuah kota kecil di Irlandia. Kisahnya berkembang mengitari dua karakter utamanya, yaitu Connell dan Marianne. Keduanya berasal dari latar ekonomi yang berbeda. Episode awal Normal People akan menceritakan hubungan rahasia keduanya ketika masa SMA. Cerita kemudian bertransisi menjadi lebih kompleks seiring dengan bertambahnya kedewasaan Connell dan Marianne.

Normal People mengupas lapisan demi lapisan mengenai kompleksitas ikatan antara dua orang yang dimadu asmara. Melalui Connel dan Marianne, Sally Rooney menggambarkan sebuah karakter yang jauh dari kata sempurna. Connell sebagai pemuda brilian yang pemalu dipadukan dengan Marianne, perempuan yang sama briliannya, tapi lebih terbuka dan blak-blakan. Meski terdengar seperti dinamika yang lucu, nyatanya hubungan Connell dan Marianne dibumbui dengan berbagai macam isu dan kesalahpahaman.

Baik penikmat buku maupun filmnya pasti setuju bahwa daya tarik cerita cinta tersebut terletak pada alurnya yang sangat normal dan biasa saja. Normal People bukanlah kisah manis tentang si kaya dan si miskin yang jatuh cinta. Bukan pula kekasih masa SMA yang berakhir hidup berdua. Normal People menawarkan sebuah refleksi realita di setiap sudut skenarionya, bahwa jatuh cinta itu berantakan dan semua orang pasti memiliki kesulitan. Kesalahpahaman, ketidakcocokan, dan kegagalan adalah hal-hal normal yang juga dilalui setiap orang.

Setelah Normal People sukses menduduki nominasi penghargaan Emmy pada 2020, kiprah Sally Rooney sebagai penulis favorit anak muda terus eksis. Hal itu didukung dengan perilisan serial film adaptasi novel pertamanya, Conversation with Friends, yang resmi rilis pada 15 Mei 2022 di layanan streaming Hulu. Gimana, tertarik mencicipi serial romansa unik kedua milik Sally Rooney? (kom/lai)

Share
Create Your Own Article!