Zetizen.jawapos.com - Menurut Mark L. Knapp, peneliti teori perkembangan hubungan, dalam sebuah hubungan ada lima tahap pendekatan dan lima tahap perenggangan yang bisa pasangan lalui. Wah, kamu dan doi lagi ada di tahap yang mana nih? Cek tahapannya berikut!

Coming Together (Pendekatan)

  1. Initiating

Pada tahap paling awal ini, seseorang sudah menunjukkan ketertarikan terhadap calon pasangannya, tapi belum mengambil langkah apapun. Misalnya, kamu lagi scroll Instagram seseorang dan terpikat dengan feeds Instagram-nya. Well, itu lah pentingnya menciptakan first impression yang baik, guys!

  1. Experimenting

Sudah merasa tertarik, kini saatnya beraksi! Di tahap experimenting, seseorang mencoba untuk mengenal lebih jauh calon pasangannya. Mulai muncul deh pertanyaan-pertanyaan random seperti “kamu tim bubur diaduk atau nggak diaduk?” Hehe.

  1. Intensifying

Setelah merasa cukup basa-basi, kedua pihak akan lebih terbuka satu sama lain di tahap intensifying. Biasanya kalau sudah ada di tahap ini, muncul pembahasan yang lebih intim atau sering dikenal dengan sebutan deep talk.

  1. Integrating

Integrating merupakan tahap di mana kedua pihak sudah terbiasa dengan satu sama lain, memiliki rutinitas, dan menunjukkan identitas bersama ke orang lain. Dengan kata lain, pacaran! Integrating artinya kamu dan doi sudah aware dengan perbedaan sifat, preferensi, opini, dan perbedaan lain yang kalian punya.

  1. Bonding

Ini nih yang paling ditunggu-tunggu dari kelima tahap coming together! Bonding alias adanya ikatan diantara kedua pihak. Ikatan bisa berarti sebuah pertunangan atau pernikahan. Ikatan itu berfungsi untuk menunjukkan bahwa kalian telah berada dalam hubungan yang lebih serius dengan orientasi masa depan.

Coming Apart (Perenggangan)

  1. Differentiating

Perbedaan merupakan hal yang pasti ada dalam suatu hubungan. Namun, pada tahap differentiating, kamu dan pasangan sudah nggak bisa mengatasi perbedaan yang ada, sehingga muncul konflik-konflik yang mengganggu jalannya hubungan.

  1. Circumscribing

Sudah mulai banyak konflik yang terjadi sampai akhirnya kamu dan pasangan mulai membatasi komunikasi. Pada tahap ini, hubungan menjadi lebih canggung dan ada beberapa topik yang dianggap “berbahaya”.

  1. Stagnating

Ketika hubungan mulai stagnan, biasanya kamu atau doi mulai malas untuk membangun percakapan lagi. Paling hanya basi-basi nggak efektif. Misalnya, kamu chat doi jam 8 pagi dan dia membalasnya jam 8 malam. Untuk meringkasnya menjadi lebih sederhana, tahap stagnating adalah tahap ketika satu atau kedua belah pihak sudah merasa bosan.

  1. Avoiding

Ketika intensitas komunikasi semakin sedikit, antusiasme menjalani hubungan semakin berkurang, dan keinginan melanjutkan hubungan semakin menurun, biasanya kamu dan doi akan memasuki tahap avoiding. Yakni, tahap menghindari pasangan. Mulai mencari alasan biar nggak bertemu, nggak balas chat, hingga nggak angkat telfon.

  1. Terminating

Kalau hubungan nggak bisa diselamatkan lagi, tahap terakhir adalah putus. Knapp membagi tahap terminating ke dalam dua proses, yaitu distance atau pengambilan jarak dan disassociation atau diasosiasi. (kom/lai)

 

 

 

Share
Create Your Own Article!