Zetizen.jawapos.com – Siapa yang lagi ngikutin drakor Extraordinary Attorney Woo? Drama yang lagi hype itu memiliki karakter utama yang mengidap autisme. Meskipun terlahir dengan autisme, Woo Young Woo adalah orang yang sangat jenius, lho. Berdasar data WHO, autisme terjadi pada 1 dari 160 anak di seluruh dunia. Cari tahu lebih lanjut soal autisme, yuk!

Autism spectrum disorder atau ASD adalah gangguan perkembangan yang disebabkan oleh perbedaan kondisi genetik pada otak. Penyebabnya cukup beragam dan masih sulit untuk dipastikan. Peneliti juga masih mencari tahu penyebab ASD agar bisa mencegah risikonya. ASD umumnya dimulai dari usia 3 tahun dan bisa berlangsung sepanjang hidup. Well, meski tidak bisa disembuhkan, gejalanya dapat membaik seiring berjalannya waktu.

Seseorang dengan ASD mungkin berinteraksi, berkomunikasi, dan berperilaku dengan cara yang berbeda dari kebanyakan orang. Kemampuan orang dengan ASD  sangat bervariasi. Misalnya, ada beberapa orang memiliki keterampilan komunikasi yang excellent, tapi ada juga yang tidak. Beberapa orang dengan ASD juga membutuhkan banyak bantuan dalam kehidupan sehari-harinya.

“Ada beberapa ciri-ciri anak autisme. Misalnya, sulit melakukan kontak mata, menghindari interaksi dengan orang lain, suka mengurutkan dan menyusun benda, mengalami keterlambatan bicara, sulit mengontrol emosi, dan lebih tertarik dengan gadget,” ungkap terapis Rezki Achyana.

Ada beberapa aktivitas yang seringkali dilakukan berulang kali. Di antaranya suka benda berputar seperti kipas angin, suka mengoceh atau mengulang kata tertentu, ekolalia atau mengulang pertanyaan yang ditanyakan, melakukan hand flapping atau gerakan tangan seperti mengepakkan sayap, menggetarkan tangan, dan bertepuk tangan berulang kali. “Alhasil, mereka akan memiliki rutinitas yang monoton setiap harinya,” tambah Rezki.

Perawatan ASD saat ini fokus untuk mengurangi gejala yang mengganggu fungsi sehari-hari. ASD memengaruhi setiap orang dengan cara yang berbeda. Artinya, setiap orang memiliki kekuatan dan tantangan yang unik dan butuh pengobatan yang berbeda-beda.

Melansir Psyche, ada beberapa tips untuk menjadi teman yang baik bagi orang autistik. Pertama adalah dengan memahami kondisi dan preferensinya. Cari tahu apa yang dia suka dan nggak suka. Kedua, selalu siap dengan apa yang mungkin disampaikannya. Sebab, orang dengan ASD terkadang bisa kelewat jujur.

Yang ketiga, lebih terbuka dengan cara mereka berkoneksi. Mereka mungkin lebih suka berinteraksi dengan lebih sedikit orang, cari cara yang paling cocok untuk kalian. Fokus pada koneksi dibanding dengan kegiatan sosialisasi seperti hangout . Terakhir, ketika ragu dengan sesuatu, jangan sungkan untuk bertanya. Pastikan kamu tulus ingin mengenal dan berteman dengannya, ya! (elv/lai)

Share
Create Your Own Article!