Zetizen.jawapos.com - Aktris sekaligus presenter tersohor tanah air, Della Dartyan, tahun ini melebarkan sayapnya di ranah literatur. Wanita kelahiran 1989 itu debut dengan buku bertema travel and self improvement berjudul Biru Kelana. Karyanya itu diterbitkan oleh penerbit Gagas Media yang identik dengan buku-buku adaptasi Wattpad.

Biru Kelana berkisah tentang perjalanan Della Dartyan ketika menjalani hobi travelling-nya. Nggak cuma berotasi soal keseruan travelling, Biru Kelana juga menyimpan banyak pengalaman dan cerita hidup Della yang bisa menjadi inspirasi bagi para pembaca. Pemeran utama film Love for Sale itu juga melengkapi tulisannya dengan beberapa ilustrasi dan foto yang mendukung pembaca untuk mempunyai gambaran lebih jelas terhadap isi buku.

Kali ini, Zetizen berkesempatan untuk membawa Biru Kelana ke meja diskusi Book Club bersama kawan Zetizen. Ada Shofa Umrotul dan Ellen Valencia yang akan berdiskusi seru mengulas novel berisi sepuluh bab itu.

“Awalnya aku kira buku ini bakal jadi 'buku seleb' yang rata-rata nggak nyaman untuk dibaca, tetapi ternyata aku salah. Biru Kelana jadi salah satu buku yang mengingatkan aku untuk percaya bahwa ujian akan selalu ada dan aku pasti bisa melewati ujian itu bagaimanapun caranya. Jatuh, nangis, sakit, boleh. Asal tetap bangkit dan move on ke arah yang lebih baik,” ungkap Shofa.

Yup, kisah Biru Kelana yang berfokus pada perjuangan Della menemukan jati diri dan melakukan self healing itu bisa menjadi bacaan ringan yang tetap relatable buat siapa saja. Penulisan buku yang menggunakan perspektif orang pertama memberikan sensasi intim. Kamu akan merasa dibawa masuk ke buku harian Della dan menyaksikan secara langsung momen yang dia lalui.

Di sisi lain, masih banyak kata dalam novel yang nggak sesuai EYD. Hal ini bisa jadi masalah besar bagi para polisi bahasa. Shofa juga menuturkan masalah yang serupa dengan kepenulisan Biru Kelana. “Format italic bagi istilah asing atau bahasa sehari-harinya masih belum konsisten,” imbuhnya.

Well, Biru Kelana tetap bisa jadi alternatif bacaan yang cocok untuk mengisi waktu luang. “Buat aku yang jarang baca buku sejenis biografi atau yang sharing gini, menurutku buku ini cukup menarik. Pembaca seakan bisa ikut travelling bareng Della, apalagi yang selama pandemi ini kita di rumah saja,” tambah Ellen.

Selain menuangkan pengalaman berkesannya dalam bentuk narasi, Della juga menyelipkan beberapa istilah di kalangan traveller. Dengan penjelasan yang lengkap, pembaca bisa sekaligus belajar mengenai starter pack travelling di sela pemaparan mengenai pelajaran hidup dan petualangan. Tertarik membacanya? (kom)

Share
Create Your Own Article!